Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ferrari Kenang 30 Tahun Schumacher di Monza, Hadirkan Livery Khusus

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Ferrari Kenang 30 Tahun Schumacher di Monza, Hadirkan Livery Khusus Doc: Formula 1
Ket. Ilustrasi balapan Formula 1 di Sirkuit Monza Italia.

MONZA, ITALIA — Ferrari akan menghadirkan tampilan khusus pada mobil dan perlengkapan tim saat Formula 1 (F1) menggelar balapan di Monza akhir pekan ini. Tim berlogo kuda jingkrak itu ingin memperingati kemenangan pertama Michael Schumacher di Grand Prix Italia bersama Ferrari sekaligus mengenang satu dekade perjalanan sang legenda di Maranello pada 1996-2006.

Tahun ini menandai 30 tahun sejak Schumacher bergabung dengan Ferrari. Ketika tiba di Maranello pada 1996 setelah meninggalkan Benetton, pembalap Jerman tersebut baru mengoleksi dua gelar juara dunia.

Kehadiran Schumacher kemudian mengubah wajah Ferrari sekaligus mengawali era keemasan tim Italia tersebut. Bersama Ferrari, Schumacher meraih lima gelar juara dunia secara beruntun, sedangkan Ferrari merebut enam gelar konstruktor berturut-turut.

Schumacher, yang kini berusia 57 tahun, tidak pernah lagi tampil di hadapan publik sejak mengalami cedera otak serius akibat kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen, Prancis, pada Desember 2013.

Untuk menghormati sang legenda, Ferrari akan menggunakan livery khusus pada mobil SF-26 yang dikendarai Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di Monza. Desain tersebut terinspirasi dari Ferrari 310, mobil pertama Schumacher bersama Ferrari.

Livery itu tetap didominasi warna merah khas Ferrari, tetapi dipadukan dengan warna putih pada bagian sayap serta aksen hitam. Mobil juga akan dihiasi tujuh bintang, simbol tujuh gelar juara dunia Schumacher, serta logo sang pembalap yang menggunakan inisial M dan S.

Tidak hanya mobil balap musim ini, Ferrari juga akan memamerkan tiga mobil yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan Schumacher di Maranello, yakni F310, 248 tahun 2006, dan F2002 yang digunakan dalam salah satu musim paling dominan dalam sejarah Formula 1.

Ferrari F2002 akan kembali melaju di lintasan Monza akhir pekan ini. Mantan rekan setim Schumacher, Rubens Barrichello, dijadwalkan mengendarainya pada Sabtu. Sementara pada Minggu, giliran juara dunia empat kali Sebastian Vettel yang akan berada di balik kemudi.

Kemenangan Schumacher di Monza pada 1996 memiliki arti khusus bagi Ferrari. Saat itu, ia mengakhiri penantian panjang tim Italia tersebut untuk menang di kandang sendiri. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Ferrari di Monza sejak 1988.

Tiga dekade berselang, Ferrari kembali datang ke Monza dengan peluang besar untuk meraih kemenangan. Leclerc dan Hamilton masing-masing sudah mengantongi satu kemenangan pada musim ini, sementara Ferrari berada di posisi kedua klasemen konstruktor.

Ferrari terakhir kali berjaya di Monza pada 2024 melalui Leclerc. Pembalap asal Monako itu juga pernah menang di sirkuit legendaris tersebut pada 2019.

Sementara itu, Hamilton memiliki catatan impresif di Monza. Pembalap Inggris yang bergabung dengan Ferrari pada 2025 tersebut sudah lima kali memenangkan Grand Prix Italia, masing-masing ketika memperkuat McLaren dan Mercedes.

Persaingan akhir pekan ini juga akan dipengaruhi kondisi pembalap Mercedes, Kimi Antonelli. Pembalap Italia yang saat ini memimpin klasemen kejuaraan tersebut harus memulai balapan dari posisi paling belakang setelah menerima penalti akibat pergantian sejumlah komponen unit tenaga.

Bagi Ferrari, GP Italia tahun ini bukan sekadar pertarungan untuk meraih kemenangan. Monza menjadi panggung untuk mengenang kembali salah satu sosok yang paling berjasa dalam sejarah modern tim: Michael Schumacher, pembalap yang membawa Ferrari memasuki salah satu era kejayaan terbesar sepanjang sejarah Formula 1.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.