Gunung Sinabung Kembali Erupsi, 211 KK Terpaksa Mengungsi! Warga Diminta Waspada
📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:26 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoMEDAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat 211 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan data tersebut merupakan data yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara.
"Berdasarkan laporan, 211 kepala keluarga dilaporkan mengungsi," ujar Sri Wahyuni Pancasilawati di Medan, Rabu.
Ia mengatakan jumlah korban pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Senin (31/8) 2026 tercatat 613 jiwa.
Yuyun, sapaan akrabnya mengatakan peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat peristiwa tersebut, kata Yuyun, berdasarkan hasil pemantauan visual dan intrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas pada Gunung Sinabung naik dari Level II menjadi Level III terhitung sejak 31 Agustus 2026.
"27 desa, lima kecamatan terdampak abu vulkanik," kata dia.
Korban luka-luka atau korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Sinabung berdasarkan Pusdalops Sumut tercatat nihil. "Jumlah pengungsi status data aktif," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
BPBD Sumut sebelumnya melakukan berbagai upaya, termasuk mengirim tujuh tenda pengungsi untuk korban terdampak bencana erupsi. "Kita kirim tujuh tenda pengungsi. Apakah itu terpakai, tergantung BPBD Karo," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!