Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Pelatihan! KADIN Buka Jalan Baru bagi Pelaku Usaha Tembus Pasar Ekspor

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 00:19 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Pelatihan! KADIN Buka Jalan Baru bagi Pelaku Usaha Tembus Pasar Ekspor Doc: Antara foto/HO-KADIN
Ket. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama disaksikan Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, di Auditorium Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (2/9).

JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia memperkuat daya saing pelaku usaha Indonesia di pasar ekspor melalui pengembangan kapasitas pelaku usaha hingga perluasan akses pasar.

“Peluang pasar saja tidak cukup. Kita harus memastikan pelaku usaha Indonesia memiliki kapabilitas untuk menangkap peluang tersebut dan mengubahnya menjadi transaksi. Artinya, kita perlu memahami apa yang dibutuhkan pasar, lalu memastikan pelaku usaha kita mampu memenuhinya secara konsisten dan kompetitif,” ujar Wakil Ketua Umum Daya Saing Ekspor KADIN Indonesia Puti Reno Ali dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut Puti, ukuran keberhasilan pengembangan ekspor juga perlu melihat perkembangan pelaku usaha setelah memperoleh peningkatan kapasitas dan akses pasar.

Yang perlu menjadi perhatian, tutur dia, adalah apa yang terjadi setelah pelaku usaha dilatih dan dipertemukan dengan pasar.

“Apakah mereka semakin siap, apakah akses tersebut menghasilkan transaksi, apakah transaksinya bertumbuh, dan apakah mereka mampu bertahan. Di situlah daya saing ekspor dibangun,” ucap dia.

Langkah penguatan daya saing ekspor pelaku usaha Indonesia diwujudkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KADIN Indonesia dengan Kementerian Perdagangan pada Rabu (2/9).

PKS tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perdagangan dan KADIN Indonesia yang ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Ketua Umum KADIN Indonesia pada 1 Desember 2025.

Melalui perjanjian ini, kolaborasi kedua pihak memasuki tahap implementasi dengan fokus pada pengembangan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses pasar, dan peningkatan daya saing ekspor.

Wakil Ketua Umum Koordinator KADIN Indonesia Juan Permata Adoe menegaskan bahwa pengembangan eksportir perlu semakin diarahkan pada hasil nyata.

“Keberhasilannya harus terlihat dari semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang menjadi eksportir, meningkatkan nilai transaksinya, dan mampu tumbuh secara berkelanjutan di pasar global,” ujar Juan.

Pendekatan tersebut menempatkan keberhasilan program bukan semata pada jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi pada dampaknya, yakni bertambahnya eksportir baru, terbukanya pasar, terjadinya transaksi, serta meningkatnya kapasitas pelaku usaha untuk bertahan dan berkembang secara global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
IPW Dorong Kapolri Perkuat ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.