Tak Lagi Diatur Tengkulak, 40 Ton Ayam Afkir Jatim Tembus Makassar, Kerja Sama Antarkoperasi Stabilkan Pasar
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim RedaksiRofi menambahkan, penguatan kerja sama antarkoperasi diperlukan untuk meningkatkan kapasitas dan posisi tawar peternak dalam tata niaga ayam afkir petelur.
“Kami membenarkan bahwa selama ini posisi tawar koperasi masih rendah dan masih diatur oleh tengkulak. Kerja sama antarkoperasi diperlukan. Chemistry yang sudah ada perlu dijaga,” tambahnya.
Distribusi perdana 40 ton karkas ayam layer ke Makassar menjadi langkah awal untuk menghubungkan sentra produksi di Jawa Timur dengan wilayah yang memiliki kebutuhan pasar. Pola ini diharapkan dapat berkembang menjadi distribusi reguler dengan melibatkan lebih banyak koperasi dan peternak.
Bagi pemerintah, penguatan jalur distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata niaga peternakan yang lebih efisien, memperluas akses pasar, dan memastikan hasil usaha peternak memiliki saluran pemasaran yang jelas.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, ID FOOD, koperasi, dan peternak diharapkan tidak berhenti pada pengiriman perdana. Yang dibangun adalah ekosistem: peternak menghasilkan, koperasi mengonsolidasikan, pasar menyerap, dan produk bergerak dari sentra produksi ke wilayah yang membutuhkan.
Dengan pola tersebut, ayam layer afkir tidak berhenti sebagai persoalan di tingkat kandang, tetapi dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi yang memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha peternak rakyat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!