Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usut Dugaan Korupsi Smart Classroom di 13 Kabupaten/Kota Jateng, Kejati Periksa 50 Saksi dan Sita Rp3 Miliar

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Usut Dugaan Korupsi Smart Classroom di 13 Kabupaten/Kota Jateng, Kejati Periksa 50 Saksi dan Sita Rp3 Miliar Doc: koran jakarta/henry pelupessy
Ket. Asisten Pidsus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ade Hermawan,SH, MH saat konferensi pers HUT ke-81 Kejaksaan di Kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (2/9).

SEMARANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menaikkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan smart classroom atau papan interaktif digital (interactive flat panel) di 13 kabupaten/kota Jawa Tengah ke tahap penyidikan.

Perkara tersebut ditangani Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jateng. Dalam proses penyidikan, penyidik telah menemukan bukti awal yang mengarah pada dugaan terjadinya tindak pidana dalam pengadaan yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024 tersebut.

Selain mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga telah melakukan penyitaan uang sebesar 3 miliar rupiah dari salah satu perusahaan swasta yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Asisten Pidsus (Aspidsus) Kejati Jateng, Ade Hermawan,SH, MH mengungkapkan adanya dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan perangkat smart classroom. Dugaan tersebut antara lain berkaitan dengan asal barang, penggantian label serta kenaikan harga atau mark up.

“Modusnya barang dikirim dari luar negeri, seolah-olah principal, dari Cina kemudian diganti labelnya, mark up (harganya),” ujar Ade Hermawan,SH, MHsaat konferensi pers HUT ke-81 Kejaksaan di Kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Rabu (2/9).

Menurut Ade, dugaan penggantian label dan mark up tersebut menjadi bagian yang tengah didalami penyidik. Dugaan permainan dalam pengadaan itu diduga mengakibatkan adanya perbuatan melawan hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Namun, Ade belum mengungkap pihak yang diduga melakukan mark up. Penyidik masih terus mengembangkan perkara berdasarkan bukti-bukti yang telah diperoleh.

“Yang kami tangani ada di 13 kabupaten/kota di Jateng, betul sudah ada penyitaan uang (Rp3 miliar),” katanya.

Saksi Diperiksa

Dalam proses penyidikan, Kejati Jateng telah memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami mekanisme pengadaan, pihak-pihak yang terlibat, serta dugaan penyimpangan yang terjadi.

Salah satu pejabat yang telah dimintai keterangan adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Pemeriksaan terhadap Sumarno dilakukan penyidik pada Senin (16/3).

Selain itu, penyidik juga telah meminta keterangan dari pejabat pada bagian Barang/Jasa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pemeriksaan saksi tersebut masih terus berjalan seiring dengan pengembangan penyidikan. Penyidik mendalami rangkaian proses pengadaan smart classroom yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2024.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto menegaskan komitmen institusinya dalam melakukan penegakan hukum secara transparan, termasuk dalam penanganan perkara tindak pidana khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.