Pendakian di Jabar Ditutup, 185 Pendaki Gunung Buthak Terjebak Karhutla
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 20:46 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Para pendaki Gunung Buthak mungkin tengah berjuang untuk turun karena kebakaran hutan. Di sisi lain, pendakian gunung-gunung di Jabar ditutup karena kebakaran hutan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan penutupan sementara gunung aktivitas pendakian, seiring luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar menjadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir.
Dedi Mulyadi di Bandung, Selasa, minta pengelola kawasan pegunungan untuk menutup sementara kawasan bagi aktivitas pendakian demi mencegah kebakaran terus meluas di pegunungan selama musim kemarau.
Dedi khawatir api yang dinyalakan para pendaki akan memicu kebakaran lahan. Begitu juga puntung rokok yang dibuang pendaki dapat memicu kebakaran. "Pendakian gunung untuk sementara ditutup dulu karena khawatir para pendaki nanti menyalakan api," kata Dedi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, luas lahan dan hutan di provinsi itu yang terbakar hingga Senin (31/8) seluas 228 hektare. Kebakaran tersebut terjadi di 178 desa dan kelurahan di 107 kecamatan di seluruh Jawa Barat.
Di berbagai daerah itu, ada 156 kejadian kebakaran. Tiga kabupaten/kota yang paling banyak terjadi kebakaran ialah Kabupaten Sumedang (21 kejadian), Kabupaten Majalengka (17 kejadian), dan Kabupaten Bandung (16 kejadian).
Sementara itu, sebanyak 185 pendaki ke kawasan Gunung Panderman, Buthak, dan Bokong, diminta segera turun karena kebakaran di kawasan Gunung Buthak, Kota Batu, Selasa (1/9).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko, mengatakan, para pendaki naik Gunung Panderman, Buthak, dan Bokong. Mereka masuk ke Gunung Panderman. Di Panderman ada objek: Gunung Panderman itu sendiri, Buthak dan Bokong. “Sedangkan titik TKP kebakarannya sementara ini ada di Buthak saja," jelas Suwoko.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!