Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petaka Tengah Malam: Kandang Terbakar 3.100 Ayam Hangus, Peternak Tulungagung Rugi Ratusan Juta

📅 Senin, 20 Jul 2026, 18:21 WIB | Oleh:
Petaka Tengah Malam: Kandang Terbakar 3.100 Ayam Hangus, Peternak Tulungagung Rugi Ratusan Juta Doc: Istimewa
Ket. Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan api hingga dinyatakan padam pada pukul 00.50 WIB.

TULUNGAGUNG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menangani dua kejadian kebakaran kandang ternak di lokasi berbeda dalam rentang waktu kurang dari tiga jam pada Minggu (19/7) malam hingga Senin, dini hari.

Dikutip dari Antara, Kepala Seksi Pemadaman dan Evakuasi DPKP Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, laporan pertama diterima sekitar pukul 23.45 WIB terkait dengan kebakaran kandang ayam petelur di Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru.

"Kami mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki suplai air untuk melakukan pemadaman," katanya di Tulungagung, Senin.

Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengendalikan api hingga dinyatakan padam pada pukul 00.50 WIB.

Kebakaran menghanguskan kandang ayam petelur milik Abdul Munir dan menyebabkan sekitar 2.100 ekor ayam petelur serta 1.000 ekor anak ayam mati. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai 400 juta rupiah. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas elpiji pada alat pemanas kandang yang kemudian memicu kobaran api.

Sekitar dua jam kemudian, petugas kembali menerima laporan kebakaran kandang sapi di Desa Kesambi, Kecamatan Bandung, sekitar pukul 02.10 WIB.

Petugas segera menuju lokasi dan berhasil memadamkan api sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada ternak yang mati dalam kejadian tersebut, namun sebagian bangunan kandang mengalami kerusakan.

Dia mengatakan kebakaran diduga berasal dari api pembakaran sampah yang merembet ke bangunan kandang.

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan api, termasuk ketika membakar sampah maupun menggunakan peralatan berbahan bakar gas, untuk mencegah kebakaran selama musim kemarau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Menguat, Harga Emas Turun

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rupiah Menguat, Harga Emas ...

PM Baru Inggris Langsung Bahas Selat Hormuz dengan Trump

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
PM Baru Inggris Langsung Ba...

Jaksel dan Jaktim Bakal Diguyur Hujan

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaksel dan Jaktim Bakal Dig...
Megapolitan
PAM Jaya Siapkan Bantuan Ai...
Luar Negeri
Kebakaran Hutan di Spanyol,...

Puhiri Merapat ke Persis Solo untuk Kompetisi Mendatang

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Puhiri Merapat ke Persis So...
Daerah
300 Hektare Capaian Luas Iz...

Naik Hampir 200 Persen Investasi Bauksit

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Naik Hampir 200 Persen Inve...
Demo Besar-besaran di Kawasan Gambir, Ribuan Personel Disiagakan

Demo Besar-besaran di Kawasan Gambir, Ribuan Personel Disiagakan

21 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.