Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil CKG di Kota Tangerang: Dislipidemia Dominasi Masalah Kesehatan Warga

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Hasil CKG di Kota Tangerang: Dislipidemia Dominasi Masalah Kesehatan Warga Doc: Prokopim Kota Tangerang/TRI MEGA WAHYUNINGSIH

TANGERANG - Wali Kota Tangerang, H Sachrudin, bersama Gubernur Banten, H Andra Soni, pada 3 Agustus lalu berkesempatan meninjau salah satu stan pelayanan kesehatan guna memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan lancar.

Peninjauan itu dilaksanakan karena program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Tangerang tidak hanya menjadi layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Program ini juga memberikan gambaran mengenai sejumlah faktor risiko penyakit yang masih perlu menjadi perhatian.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, mengatakan hingga Agustus 2026, sekitar 926.384 warga Kota Tangerang telah mengikuti CKG.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) menjadi salah satu temuan yang cukup dominan, terutama yang berkaitan dengan pola hidup dan kondisi metabolisme tubuh.

”Pada kelompok usia di atas 15 tahun, dislipidemia menjadi temuan dengan persentase tertinggi, yakni 59,02 persen. Selanjutnya, ditemukan obesitas sebesar 21,28 persen, gangguan metabolisme glukosa sebesar 12,85 persen dan hipertensi sebesar 3,2 persen,” papar dr Dini, Rabu (2/9).

Sebaiknya Anda baca juga:

Ia menjelaskan, temuan tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat karena faktor risiko PTM dapat berkembang menjadi penyakit yang lebih serius apabila tidak dikendalikan.

"Permasalahan kesehatan masyarakat masih banyak dipengaruhi faktor risiko penyakit tidak menular, terutama gaya hidup kurang aktif dan obesitas. Karena itu, penting untuk mendorong pola hidup sehat dan aktivitas fisik secara rutin," ujar dia.

Dislipidemia sendiri berkaitan dengan kondisi kadar lemak dalam darah yang tidak normal. Kondisi tersebut perlu dikendalikan karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular apabila tidak ditangani dengan baik.

”Melalui CKG, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan dan faktor risiko yang dimiliki sejak dini. Pemeriksaan juga tidak berhenti pada pemberian hasil skrining. Apabila ditemukan masalah kesehatan, peserta dapat memperoleh tatalaksana dari tim medis yang bertugas atau mendapatkan rujukan sesuai kebutuhan,” tutur dia.

Bagi peserta yang terdiagnosis hipertensi maupun diabetes melitus, misalnya, dapat diberikan tatalaksana awal berupa obat CKG selama 15 hari.

Setelah itu, pasien diarahkan untuk melanjutkan kontrol ke puskesmas atau fasilitas kesehatan sesuai kepesertaan BPJS agar kondisi kesehatannya dapat terus dikendalikan.

"Jangan takut melakukan pemeriksaan. Dengan mengenal kondisi kesehatan sejak dini, kita bisa menjaga diri tetap sehat, tetap produktif dan jika ditemukan penyakit dapat segera ditangani sebelum menjadi lebih berat," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan

41 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Tangerang Masuk Zona Merah ...
Megapolitan
Wakil DPRD Bekasi dan Anggo...
Megapolitan
JFW Bagian Penting Jakarta ...
Olahraga
Marselino Gabung Persija, M...
Nasional
Pelaku Usaha Dorong Optimal...
Nasional
Pemerintah Kejar Efisiensi ...
Luar Negeri
Amerika Serikat Perkuat Kap...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.