Tokopedia dan TikTok Shop Apresiasi Pelaku Usaha F&B Lokal melalui Nyam Awards 2026
📅 Selasa, 01 Sep 2026, 19:12 WIB | Oleh: Haryo BronoDari Usaha Rumahan Tasikmalaya ke Pasar Nasional
Cerita lainnya datang dari Yayang Dessert, bisnis F&B asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Usaha tersebut bermula dari bisnis kuliner rumahan pada 2018. Perkembangan bisnis kemudian semakin cepat setelah bergabung dengan TikTok Shop pada 2024.
Yayang Dessert memanfaatkan tren Dubai Chocolate dan Chewy Cookie di TikTok, sekaligus mengandalkan bahan baku premium dan kolaborasi dengan ratusan affiliate. Strategi tersebut membantu produk Yayang Dessert menjangkau konsumen di luar Tasikmalaya hingga berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, TikTok Shop disebut menyumbang hingga 80 persen dari total penjualan Yayang Dessert. Bisnis tersebut juga mencatat omzet harian hingga ratusan juta rupiah dan memberdayakan lebih dari 130 warga lokal, termasuk sekitar 40 ibu-ibu di Tasikmalaya. Restu Gustianti mengatakan pemanfaatan konten digital membantu bisnis kecil memperluas jangkauan pasarnya.
“TikTok Shop mengajarkan kami bahwa bisnis kecil bisa memiliki jangkauan yang besar ketika berani menangkap momentum dan terus berinovasi,” kata Restu.
Menurut dia, konsistensi menghadirkan konten, menjaga kualitas, dan memanfaatkan peluang digital menjadi bagian dari proses membawa produk lokal Tasikmalaya dikenal konsumen di berbagai daerah.
Mendorong Pertumbuhan Bisnis Lokal
Pertumbuhan transaksi F&B, meningkatnya jumlah seller, serta munculnya pelaku usaha dari berbagai daerah menunjukkan semakin luasnya peluang bisnis kuliner dalam ekosistem perdagangan digital. Bagi pelaku usaha, kemampuan membuat produk yang menarik kini berjalan beriringan dengan kemampuan membuat produk tersebut mudah ditemukan konsumen.
Tokopedia dan TikTok Shop menyatakan dukungan terhadap pelaku usaha F&B akan dilakukan melalui edukasi, teknologi, Discovery Commerce, kolaborasi kreator, serta berbagai program dalam ekosistem #BeliLokal. Stephanie berharap semakin banyak pelaku usaha F&B lokal memanfaatkan teknologi untuk melakukan inovasi dan memperluas pasar.
“Ketika produk dan cerita mereka semakin mudah ditemukan, kami percaya dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, melainkan juga akan memperkuat ekosistem kuliner lokal Indonesia secara keseluruhan,” ujar Stephanie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!