Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hotel di Tiga Provinsi Ini Paling Laris, BPS Ungkap Okupansi Tertinggi Juli

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hotel di Tiga Provinsi Ini Paling Laris, BPS Ungkap Okupansi Tertinggi Juli Doc: ANTARA/ Nyoman Hendra Wibowo.
Ket. Wisatawan mancanegara berkunjung di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Tabanan, Bali, Senin (3/8/2026).

JAKARTA – Peningkatan okupansi hotel menjadi salah satu sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata.

Naiknya tingkat keterisian kamar menunjukkan pergerakan wisatawan dan aktivitas ekonomi di berbagai destinasi mulai menguat.

Namun, tren tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas layanan serta penguatan daya tarik destinasi agar kenaikan okupansi tidak sekadar menjadi momentum jangka pendek, melainkan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Bali, Banten, dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami tingkat penghunian kamar (TPK) atau okupansi hotel klasifikasi bintang tertinggi pada periode Juli 2026.

Rinciannya, TPK hotel bintang di Bali terdata sebesar 67,29 persen, Banten 58,89 persen, dan DIY 58,51 persen.

"Kenaikan TPK terutama didorong oleh meningkatnya mobilitas wisatawan domestik dan permintaan akomodasi selama libur sekolah," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Selasa (1/9).

Secara keseluruhan, TPK hotel bintang pada Juli 2026 mencapai 54,55 persen, meningkat 0,26 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dan 1,75 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Faktor lain yang juga mendorong tingkat okupansi hotel bintang pada periode Juli 2026 termasuk digelarnya berbagai kegiatan lokal maupun internasional, utamanya di Sulawesi Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, Bali, dan Jawa Tengah.

Sedangkan, provinsi yang mengalami okupansi hotel bintang terendah pada Juli 2026 di antaranya Papua Pegunungan (18,33 persen), Maluku (27,18 persen), dan Aceh (29,04 persen).

Dari segi pertumbuhan bulanan, TPK hotel bintang pada Juli 2026 naik sebesar 0,26 persen (mtm) dibandingkan Juni 2026. Peningkatan tertinggi tercatat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (6,68 persen), Papua (5,94 persen), dan Nusa Tenggara Timur (3,83 persen).

Sementara, Gorontalo mengalami penurunan terdalam, yaitu 5,82 persen.

"Ada 14 provinsi yang mengalami peningkatan TPK hotel bintang pada Juli 2026 dibandingkan dengan Juni 2026," ujar Ateng.

Untuk hotel nonbintang dan akomodasi lainnya, TPK pada Juli 2026 tercatat mencapai 27,25 persen.

Wilayah yang mencatatkan TPK tertinggi pada kelompok ini di antaranya Bali (42,53 persen), DKI Jakarta (42,21 persen), dan Kepulauan Riau (39,79 persen). Sedangkan TPK terendah dialami oleh Papua Pegunungan yaitu sebesar 7,78 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

FFI 2026 Umumkan Daftar Nominasi Piala Citra

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
FFI 2026 Umumkan Daftar Nom...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.