Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Mentah Tembus $91 Usai Trump Keluarkan Peringatan Baru ke Iran

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Mentah Tembus $91 Usai Trump Keluarkan Peringatan Baru ke Iran Doc: AFP/ISNA
Ket. Dalam foto yang diperoleh dari kantor berita ISNA Iran dan diambil pada 2 Mei 2026 ini, kapal tanker berbendera Gambia, Bili, terlihat berlabuh di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas di Iran selatan.

HONG KONG - Harga minyak mentah melanjutkan kenaikan, Selasa (1/9), di tengah kekhawatiran akan gelombang baru serangan Amerika Serikat dan Iran dan peringatan Donald Trump akan menyerang negara itu "dengan keras".

Serangan terbaru antara kedua pihak yang bermusuhan semakin memicu kekhawatiran tentang inflasi yang telah menekan bank sentral untuk menaikkan suku bunga, yang pada gilirannya mengguncang pasar saham.

Kedua kontrak minyak mentah utama naik pada hari Selasa (1/9), melanjutkan kenaikan lebih dari dua persen pada hari sebelumnya.

"Sifat terukur dari tindakan awal menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang secara aktif berupaya untuk kembali ke konflik berkepanjangan, tetapi perundingan yang terhenti dan pentingnya strategis untuk menjaga Selat tetap terbuka membuat situasi rentan terhadap eskalasi lebih lanjut," kata Rodrigo Catril dari National Australia Bank.

Trump akan bertemu dengan para eksekutif perusahaan penyulingan minyak pada hari Selasa dalam upaya untuk meredam kenaikan harga gas domestik AS yang telah menjadi masalah politik bagi Partai Republiknya menjelang pemilihan paruh waktu bulan November.

Sebagian besar saham mengalami penurunan, dan para pedagang kini menunggu rilis data penting bulan ini menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve pada tanggal 16 September.

Tokyo, Hong Kong, Seoul, Shanghai, Sydney, Singapura, dan Wellington semuanya mengalami penurunan, meskipun Taipei, Manila, dan Jakarta mengalami kenaikan.

Laporan data lapangan kerja dan indeks harga konsumen dapat memainkan peran penting dalam menentukan apakah bank sentral akan menaikkan suku bunga, dengan spekulasi kenaikan suku bunga meningkat setelah pidato bernada keras dari CEO Kevin Warsh pada hari Jumat.

Ekspektasi terhadap inflasi yang tinggi dan kenaikan biaya pinjaman mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun ke level tertinggi sejak Januari 2025.

Hal itu telah berdampak ke Asia, dengan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10 tahun menyentuh level tertinggi dalam 30 tahun pada hari Senin.

Dalam berita perusahaan, raksasa fast fashion Shein anjlok lebih dari sembilan persen pada debut perdagangan Hong Kong yang telah lama ditunggu-tunggu, setelah mengumpulkan US$1,7 miliar dalam penawaran umum perdana yang sangat dinantikan.

Dan saham MediaTek melonjak hampir 10 persen setelah raksasa teknologi AS, Nvidia, mengumumkan telah menyuntikkan dana sebesar US$3,5 miliar ke produsen chip asal Taiwan tersebut.

Angka-angka penting sekitar pukul 02.30 GMT (pukul 09.30 WIB)

Minyak mentah West Texas Intermediate: NAIK 0,9 persen menjadi $86,54 per barel

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
  • KADIN Sebut Industri Kendaraan Listrik Kurangi Emisi dan Buka Lapangan Kerja
    Ulasan dari Koran Jakarta ini memberikan landasan berpikir ...
  • 4,45 Juta IKM Wajib Hijau Kalau Mau Tembus Rantai Pasok Global & Akses Pembiayaan
    Langkah taktis yang sangat presisi dari Kemenperin. Mengacu ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Dua Daerah yang Mengalami Inflasi Paling Tinggi  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Daerah yang Mengalami I...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang Mulai 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.