Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPA Pakusari Jember Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok yang Belum Padam.

📅 Minggu, 05 Jul 2026, 05:58 WIB | Oleh:
TPA Pakusari Jember Terbakar, Diduga Dipicu Puntung Rokok yang Belum Padam. Doc: Antara Foto
Ket. Kebakaran yang terjadi di TPA Pakusari pada Sabtu (4/7)

Lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember, Jawa Timur terbakar diduga akibat puntung rokok yang belum mati sempurna, Sabtu.

"Telah terjadi kebakaran lahan di area pembuangan sampah TPA Pakusari," kata Petugas TPA Pakusari Mohammad Holik.



Menurutnya, petugas yang ada langsung bergerak cepat untuk memadamkan kobaran api di lahan TPA tersebut, karena ada pemukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran lahan pengolahan sampah tersebut.

"Kami juga menghubungi pihak Damkar agar bisa membantu pemadaman api yang terus meluas akibat angin kencang dan musim kemarau," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo mengatakan pihaknya telah menerima laporan terbakarnya TPA Pakusari.

"Kebakaran lahan TPA Pakusari diperkirakan sekitar 500 meter persegi," katanya.

Ia menjelaskan api penyebab kebakaran diduga karena puntung rokok yang belum mati sempurna dan dipicu angin kencang di sekitar lokasi selama musim kemarau.

"Angin di sekitar area lahan cukup kencang, sehingga membuat api terus membesar dan menjalar ke area lahan pembuangan sampah TPA Pakusari," katanya.



Tim Damkar dan BPBD Jember melakukan pemadaman dan pendinginan secara sempurna agar bara api benar-benar padam dan akhirnya bisa dipadamkan pada sore hari.


"Kami juga mendistribusikan air bersih di sekitar area TPA Pakusari dan membagikan masker kepada warga sekitar," katanya.

Edy mengimbau masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran di lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival

Gempa Jepang dan Gempa Kolombia

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Gempa Jepang dan Gempa Kolo...

Revitalisasi bangunan sekolah di Bangkalan

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Revitalisasi bangunan sekol...

Semifinal Toronto Open Ketemukan Dua Pemain Keras

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Semifinal Toronto Open Kete...
Rona
Pegawai Kemensos Main Judol...

Sekitar 50.000 Masjid Serentak Dibersihkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Sekitar 50.000 Masjid Seren...
Daerah
Target penurunan stunting d...
Nasional
KPK akan Urai Secara Utuh K...
Advertisement
gaia musik festival
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.