Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Extended Concourse Bundaran HI Jadi Simpul Baru Transportasi dan Ekonomi Jakarta

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 16:45 WIB | Oleh:

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Lefi menilai aspek ekonomi perlu menjadi bagian penting dari pengembangan ruang bawah tanah tersebut. Menurutnya, keberadaan extended concourse harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi kawasan sekitar.

“Bukan hanya untuk menyeberang, tetapi juga menggerakkan ekonomi,” kata Lefi.

Menurut Lefi, integrasi antara transportasi publik dan kawasan komersial dapat membuat pergerakan masyarakat menjadi lebih terpusat. Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar Bundaran HI karena pengguna transportasi publik akan memiliki akses yang lebih mudah menuju pusat perbelanjaan, hotel, dan kawasan bisnis.

Ia memperkirakan jumlah pengguna ruang multifungsi tersebut dapat mencapai sekitar 6.000 orang setelah pembangunan selesai. Besarnya potensi pergerakan masyarakat membuat pengelolaan kawasan menjadi salah satu faktor penting setelah infrastruktur tersebut mulai beroperasi.

Jika dikelola secara optimal, arus pengguna MRT Jakarta dan TransJakarta yang terhubung dengan pusat perbelanjaan, hotel, serta kawasan bisnis dapat membentuk ekosistem ekonomi baru. Aktivitas tersebut juga dapat meningkatkan pemanfaatan ruang bawah tanah tanpa harus menambah beban kawasan di permukaan.

Karena itu, extended concourse Bundaran HI diharapkan tidak berhenti sebagai infrastruktur pendukung transportasi. Fasilitas tersebut perlu menjadi bagian dari strategi Jakarta dalam membangun pusat kota yang terintegrasi, mudah diakses, nyaman bagi pejalan kaki, sekaligus memiliki aktivitas ekonomi yang kuat.

Investasi Rp148,2 miliar yang ditanamkan dalam proyek tersebut diharapkan menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain memperlancar mobilitas dan meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik, extended concourse dapat memperkuat konektivitas antarmoda sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi baru.

Dengan konsep tersebut, kawasan Bundaran HI diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi dan kawasan TOD utama Jakarta. Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kota yang lebih terintegrasi menjelang momentum 500 tahun Jakarta pada 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Menhut: Kewaspadaan Terhada...

Ayam Ras Sumber Inflasi NTB dan Jakarta

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ayam Ras Sumber Inflasi NTB...

Kebakaran di kawasan pendakian Semeru

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kebakaran di kawasan pendak...
Megapolitan
JITEX 2026 Bidik Potensi Pa...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.