Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uni Eropa Desak Negara Anggota Kirim Rudal Pencegat ke Ukraina

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Uni Eropa Desak Negara Anggota Kirim Rudal Pencegat ke Ukraina Doc: Anadolu Agency
Ket. Uni Eropa mendesak negara-negara yang memiliki rudal pencegat pertahanan udara yang mendekati masa kedaluwarsa untuk mengirimkannya ke Ukraina. Seruan tersebut disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas di tengah meningkatnya serangan Rusia.

JAKARTA - Uni Eropa mendesak negara-negara yang memiliki rudal pencegat pertahanan udara yang mendekati masa kedaluwarsa untuk mengirimkannya ke Ukraina. Seruan tersebut disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas di tengah meningkatnya serangan Rusia yang membuat kebutuhan Ukraina terhadap sistem pertahanan udara semakin mendesak.

Kallas menyampaikan pernyataan tersebut saat tiba di Wicklow, Irlandia, untuk menghadiri pertemuan informal para menteri pertahanan Uni Eropa. Menurutnya, pertahanan udara menjadi salah satu kebutuhan utama Ukraina untuk melindungi masyarakat sipil dari serangan yang terus meningkat.

“Masalah utamanya adalah pertahanan udara. Mereka kekurangan pesawat pencegat,” kata Kallas.

Ia menilai rudal pencegat yang hampir mencapai masa kedaluwarsa masih dapat dimanfaatkan Ukraina untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara.

Kallas mengatakan sejumlah negara diketahui memiliki rudal pencegat yang masa penggunaannya akan segera berakhir. Karena itu, ia mendorong negara-negara tersebut memberikan persediaan tersebut kepada Ukraina sebelum tidak lagi dapat digunakan.

“Kita tahu bahwa beberapa negara memiliki rudal pencegat yang akan segera habis masa berlakunya. Jadi, akan sangat baik jika rudal-rudal itu diberikan kepada Ukraina agar mereka dapat menggunakannya untuk melindungi rakyat mereka,” ujarnya.

Selain mengandalkan dukungan negara anggota, Uni Eropa juga tengah menjajaki bantuan dari negara-negara di luar blok tersebut. Kallas menyebut upaya tersebut dilakukan untuk memperoleh tambahan rudal pencegat yang dapat digunakan Ukraina menghadapi serangan udara.

Pada saat yang sama, Uni Eropa bersama Kyiv juga mengembangkan kemampuan untuk memproduksi rudal pencegat Eropa. Pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat kemampuan pertahanan udara Ukraina sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar.

Dalam pertemuan para menteri pertahanan, isu Ukraina menjadi agenda yang akan dibahas terlebih dahulu. Kallas menyoroti meningkatnya jumlah korban sipil akibat serangan Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

“Rusia benar-benar meningkatkan tekanan untuk menyakiti rakyat Ukraina sebisa mungkin dan menghancurkan mereka,” kata Kallas.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Ukraina tetap bertahan dan membutuhkan dukungan dari negara-negara Eropa.

Selain Ukraina, para menteri pertahanan Uni Eropa juga dijadwalkan membahas isu keamanan antariksa. Kallas menilai kemampuan di sektor tersebut semakin penting karena ruang angkasa memiliki fungsi sipil sekaligus militer dalam mendukung sistem pertahanan modern.

“Kita benar-benar perlu meningkatkan kemampuan agar kita tetap menjadi kekuatan antariksa,” ujarnya.

Menurut Kallas, penguatan kemampuan antariksa diperlukan agar negara-negara Eropa tetap mampu menghadapi perkembangan ancaman keamanan di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.