Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dunia Bergejolak, Destry Pastikan Stabilitas Tetap Jadi Prioritas BI

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dunia Bergejolak, Destry Pastikan Stabilitas Tetap Jadi Prioritas BI Doc: ANTARA/ Rivan Awal Lingga.
Ket. Ilustrasi-Calon Gubernur BI Destry Damayanti bersiap mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

JAKARTA – Kebijakan bank sentral menjadi salah satu penentu penting arah perekonomian karena setiap keputusan menyangkut suku bunga, likuiditas, dan stabilitas nilai tukar dapat memengaruhi aktivitas dunia usaha hingga daya beli masyarakat.

Di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan domestik yang terus berubah, bank sentral dituntut menjaga keseimbangan antara mengendalikan inflasi, menopang pertumbuhan ekonomi, serta memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.

Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Destry Damayanti menyatakan stabilitas tetap menjadi prioritas bank sentral Indonesia mengingat masih berlangsungnya ketidakpastian global yang tinggi.

Apabila perekonomian Indonesia stabil, ia mengatakan bahwa stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi dapat terjaga yang pada akhirnya akan menciptakan iklim yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi lagi.

“Stance tetap sama, bahwa stabilitas tetap. Dalam kondisi seperti sekarang, ketidakpastian global masih tinggi, maka stabilitas tetap menjadi kunci bagi kami,” kata Destry dalam wawancara cegat di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (1/9).

Secara umum, Destry mengatakan kebijakan-kebijakan yang baik dan sesuai perkembangan zaman dari kepemimpinan sebelumnya akan dilanjutkan. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kebijakan sangat bergantung dengan kondisi terkini.

Ketika ditanya kegiatan yang akan dilakukan Anggota Dewan Gubernur (ADG) setelah pengucapan sumpah jabatan di Mahkamah Agung pada Rabu (2/9), Destry menjelaskan pembagian bidang untuk masing-masing ADG akan dilakukan sehingga tugas dan tanggung jawab bisa langsung berjalan dengan baik.

Ia juga memastikan, koordinasi dengan pemerintah terus diperkuat sehingga kebijakan moneter dan fiskal ke depan dapat berjalan lebih selaras.

“Karena pemerintah dengan fiscal policy-nya, rencana ekspansinya mereka lakukan, tentunya dari Bank Indonesia juga men-support itu. Jadi itu paling tidak komunikasi yang perlu harus dilakukan, bagaimana fiskal-moneter kita bisa seirama ke depannya,” kata Destry.

Dalam hal stabilitas harga-harga, ia menambahkan bahwa koordinasi juga diperkuat untuk mengarahkan target inflasi agar sesuai sasarannya. Hal ini terutama berkaitan dengan inflasi volatile food dari sisi supply yang tidak bisa hanya dilakukan oleh bank sentral tetapi juga membutuhkan intervensi langsung dari pemerintah.

Selain itu, imbuh Destry, penguatan kerja sama dengan pemerintah dan pelaku usaha juga dilakukan berkaitan dengan dorongan untuk pelaksanaan local currency transaction (LCT).

“Termasuk juga dengan anggota DPR, kita juga punya concern yang sama terkait dengan bagaimana mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Jadi hal itu selalu kita diskusikan, khususnya UMKM,” kata dia.

Untuk diketahui, dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR pada Rabu (26/8), Destry mengusung sejumlah inisiatif strategis salah satunya Sinergi Merah Putih yang merupakan benang merah yang menghubungkan seluruh kebijakan bank sentral.

“Karena saya kan temanya Sinergi Merah Putih untuk kesejahteraan rakyat, memang kita akan mengoptimalkan sinergi yang bisa kita lakukan tapi tentunya tanpa mengabaikan mandat dan kewenangan dari masing-masing lembaga yang melakukan sinergi,” kata Destry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Pemkab Bandung Segera Milik...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.