Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Tantang Seluruh Kecamatan Berlomba Ciptakan Inovasi Pengelolaan Sampah

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 18:05 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Tantang Seluruh Kecamatan Berlomba Ciptakan Inovasi Pengelolaan Sampah  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Bandung untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah. Ajakan tersebut disampaikan usai Apel Siaga Jabar Berseka, Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah, serta penyerahan penghargaan Apresiasi Kontribusi dalam Pengelolaan Sampah Jawa Barat di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (24/7).

Menurut Wali Kota Farhan, penghargaan yang diterima sejumlah kecamatan, kelurahan, dan perangkat daerah Kota Bandung harus menjadi pemantik semangat bagi wilayah lain untuk menghadirkan inovasi serupa.

"Kecamatan yang lain jangan mau kalah. Kalau yang lain sudah mendapat penghargaan, maka kita semua harus menggalang semangat supaya prestasi itu bisa diraih bersama," ujar Wali Kota Farhan.

Pada ajang tersebut, Kota Bandung menerima apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen dalam pengelolaan sampah. Selain Pemerintah Kota Bandung, penghargaan juga diterima Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, sejumlah lurah, serta camat yang dinilai berhasil mengembangkan pengelolaan sampah di wilayahnya.

Wali Kota Farhan menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa perubahan dalam pengelolaan sampah harus dimulai dari wilayah paling dekat dengan masyarakat.

Menurut dia, camat dan lurah memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan perilaku warga, mulai dari pemilahan sampah, penguatan bank sampah, hingga pemanfaatan teknologi pengolahan sampah di tingkat lingkungan.

"Pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah kota. Justru kekuatannya ada di kewilayahan, bagaimana lurah, camat, RW, dan masyarakat bersama-sama membangun budaya baru dalam mengelola sampah," kata dia.

Meski demikian, Wali Kota Farhan mengakui masih terdapat sejumlah wilayah yang menghadapi tantangan besar akibat tingginya kepadatan penduduk dan volume sampah yang dihasilkan.

Ia menyebut Kecamatan Babakan Ciparay dan Gedebage sebagai wilayah yang masih membutuhkan perhatian lebih dalam penanganan sampah.

"Yang paling berat Babakan Ciparay masih berat. Gedebage juga tidak ringan sama sekali. Tetapi sebenarnya hampir semua wilayah memiliki tantangan yang sama karena kepadatan penduduknya tinggi," ujar dia.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh kecamatan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penyediaan sarana pengolahan sampah, hingga pengembangan inovasi berbasis kewilayahan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.