Kejar Pasokan 250 Ton Sampah untuk PSEL Piyungan, Bantul Kerahkan 50 Truk
📅 Senin, 31 Agu 2026, 20:20 WIB | Oleh: Tim PenulisIa mengatakan kebutuhan pasokan sampah sebesar 250 ton per hari tersebut masih memungkinkan dipenuhi karena berdasarkan perhitungan, timbulan sampah di Kabupaten Bantul mencapai sekitar 421 ton per hari.
"Kalau hitung-hitungan kita kan Bantul itu timbulan sampahnya 421 ton per hari. Nah, kita kan 250 ton, separuhnya kira-kira. Mudah-mudahan bisa terpenuhi kalau dari hitungan itu karena itu rumus standar nasional," katanya.
Meski demikian, Bambang menilai pemenuhan pasokan sampah ke PSEL tidak hanya bergantung pada ketersediaan armada dan depo, tetapi juga membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut dia, sesuai nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PK), sampah yang telah ditentukan harus disalurkan ke PSEL sehingga tidak lagi terdapat sampah yang dibuang secara liar atau tidak tertata.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kuncinya sosialisasi publik, bagaimana setiap titik nanti semua sesuai MoU dan PK tentu harus ke PSEL semua, tidak ada lagi sampah liar, tidak ada lagi sampah yang tidak tertata," ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah daerah juga berkewajiban menyiapkan armada dan depo sebagai tempat pengumpulan sampah sebelum diangkut menuju PSEL.
"Jadi nanti sudah ditentukan armada, armada yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!