Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Pertamina Kirim 2 Kapal Tanker ke Bali Angkut 24,2 Juta Liter Pertalite Perkuat Stok Pulau Dewata Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Sejumlah konsumen antre di salah satu SPBU di Denpasar, Bali, Jumat (28/8).

DEPASAR, BALI - Dua kapal tanker Pertamina Patra Niaga mengangkut total 24,2 juta liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan 10 juta liter Pertamax telah tiba di Bali untuk mempercepat penyaluran energi di Pulau Dewata.

Area Manager Communication, Relations and CSR Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Jumat, menjelaskan suplai BBM itu diharapkan mempercepat penguraian antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

“Setelah pasokan masuk ke terminal, kami optimalkan operasional dan distribusi selama 24 jam untuk mempercepat pengisian kembali stok di SPBU,” kata dia.

Ia menjelaskan dua kapal tanker itu yakni MT Green Plus membawa 22 juta liter Pertalite dan 10 juta liter Pertamax yang telah tiba di Terminal Integrasi (IT) Manggis di Kabupaten Karangasem pukul 16.00 WITA.

Kemudian kapal tanker MT Lineo membawa 2,2 juta liter Pertalite yang telah tiba di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar pukul 14.00 WITA.

Sebelumnya, pada Kamis (27/8) BUMN bidang minyak dan gas bumi itu juga telah meningkatkan penyaluran Pertalite menjadi 2.300 kiloliter, atau meningkat 700 kiloliter dibandingkan penyaluran pada hari sebelumnya sebesar 1.600 kiloliter melalui IT Manggis dan Terminal BBM Sanggaran.

Pihaknya kemudian mengatur alokasi pasokan tersebut khususnya ke wilayah yang harus diprioritaskan agar dampaknya dapat segera dirasakan masyarakat salah satunya di wilayah Kota Denpasar.

Sementara itu, untuk memperkuat pasokan Pertalite di Kota Denpasar, Ahad menambahkan pihaknya menyiapkan operasional Terminal BBM Sanggaran selama 24 jam guna mempercepat penyaluran ke SPBU.

Langkah itu dilakukan dengan pemantauan kondisi stok dan penyaluran secara intensif, serta penguatan koordinasi antara terminal BBM, mobil tangki, dan SPBU.

Optimalisasi penyaluran BBM, lanjut dia, akan terus dilakukan hingga ketersediaan BBM di SPBU kembali normal dan antrean masyarakat dapat segera terurai.

Sebelumnya, terjadi peningkatan antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU khususnya di wilayah Kota Denpasar, Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Badung. Menurut dia, hal itu merupakan kondisi sementara yang dipengaruhi oleh penyesuaian stok di beberapa titik suplai.

Untuk mengatasinya, pihaknya melakukan percepatan pasokan, meningkatkan penyaluran, serta mengatur prioritas distribusi berdasarkan kebutuhan dan kondisi stok di masing-masing wilayah.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Ahad. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Nasional
Tepung Singkong jadi Pemada...
Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

Event Akhir Pekan Jakarta 29-30 Agustus 2026: Dari Pameran FLONA Hingga Pertunjukan Balet

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Swasembada Gula Dimulai dari Lampung
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.