Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Bergeliat dengan Kehadiran Destinasi Wisata Kolam Taman Sela di Kepulauan Sangihe

📅 Senin, 31 Agu 2026, 21:58 WIB | Oleh:
UMKM Bergeliat dengan Kehadiran Destinasi Wisata Kolam Taman Sela di Kepulauan Sangihe Doc: RRI Tahuna/Jumel Johanis

JAKARTA - Destinasi Wisata Kolam Taman Sela di Desa Utaurano, Kabupaten Kepulauan Sangihe, menawarkan pengalaman pemandian alami yang unik. Kolam pemandian ini berlokasi persis di samping aliran sungai alami.

Pengunjung dapat memilih antara berenang di sungai alami atau menikmati kolam pemandian yang tersedia. Kedua opsi tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.

Tempat wisata tersebut diresmikan pada 19 Agustus 2026 setelah melalui proses pembangunan oleh pemerintah desa. Nama Taman Sela berarti “tempat mandi di sebelah” dalam bahasa lokal yang menggambarkan perpaduan langsung kolam pemandian dengan sungai.

Taman Sela juga menyediakan tempat-tempat rekreasi seperti gazebo, ada juga pelaku-pelaku usaha UMKM. "Masyarakat desa Utaurano menyuguhkan hasil-hasil karya mereka, seperti makanan dan minuman lokal yang asalnya dari desa Utaurano,” kata Sekretaris Desa Utaurano, Febrianto Teofilos pada Minggu (30/8).

Sejak dibuka jumlah wisatawan yang berkunjung terus meningkat terutama pada akhir pekan. Pengunjung masih didominasi wisatawan lokal dari desa sekitar dan beberapa kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pengelolaan Taman Sela melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kelompok Sadar Wisata bersama warga sekitar. Petugas bertugas menjaga kebersihan, mengawasi aktivitas wisatawan, dan memastikan keamanan di area wisata.

“Kami juga merekrut masyarakat yang ada di sekitar lokasi Taman Sela ini untuk menjadi pekerja. Mereka yang bertanggung jawab di dalam pengelolaan, baik mengawasi para wisatawan maupum menjaga setiap kebersihan," ujar Febri.

Taman Sela menghadirkan pelaku UMKM Desa Utaurano yang menyediakan beragam makanan dan minuman lokal. Produk yang tersedia antara lain kopi khas Utaurano Kopa Jase, pisang goreng, Tinutuan, dan kue lokal.

Kehadiran kuliner lokal melengkapi pengalaman pengunjung sekaligus mengenalkan potensi produk masyarakat desa. Wisatawan bisa menikmati hidangan tersebut setelah berenang atau bersantai di kawasan destinasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Kawasan Ala Myeongdong Korea Akan Hadir di Jakarta

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kawasan Ala Myeongdong Kore...

Bahan-bahan Lokal Dimanfaatkan untuk Mengolah Air Gambut  

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Bahan-bahan Lokal Dimanfaat...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.