Era Teknologi Memerlukan SDM Tangguh Urusan Digital
📅 Minggu, 05 Jul 2026, 16:26 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Era teknologi global membutuhkan SDM unggul dalam urusan digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan penguatan talenta digital menjadi faktor utama dalam menentukan posisi Indonesia di tengah persaingan teknologi global yang semakin ketat.
Pemerintah menilai kualitas sumber daya manusia menjadi penentu dalam menghadapi perubahan struktur industri digital, termasuk perkembangan kecerdasan artifisial dan transformasi ekosistem teknologi.
“Talenta digital menjadi faktor penentu. Dengan kemampuan manusia yang kuat, kita bisa mengatasi keterbatasan infrastruktur dan meningkatkan daya saing,” kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Ia menyampaikan bahwa persaingan teknologi global tidak lagi bertumpu pada infrastruktur semata, tetapi juga pada penguasaan talenta dan kemampuan inovasi.
Kondisi ini menuntut Indonesia untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga bagian dari rantai nilai pengembangan teknologi global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nezar menjelaskan perkembangan teknologi digital saat ini ditandai oleh kompetisi global yang sangat cepat, termasuk pada lapisan infrastruktur komputasi dan kecerdasan artifisial.
Dalam konteks tersebut, Indonesia masih memiliki tantangan dalam memperkuat posisi pada rantai pasok teknologi global.
Menurutnya, penguatan talenta digital menjadi kunci untuk meningkatkan kapasitas nasional dalam menghadapi perubahan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Indonesia harus keluar dari posisi hanya sebagai pengguna teknologi. Kita perlu masuk ke proses penciptaan, bukan hanya pemakaian,” kata Nezar.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan talenta digital.
Kampus dinilai menjadi pintu masuk strategis untuk membangun ekosistem inovasi yang terhubung dengan kebutuhan industri dan kebijakan pemerintah.
Kemkomdigi saat ini menjalankan program penguatan talenta digital melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, termasuk AI Talent Factory yang dilaksanakan di sejumlah kampus di dalam dan luar Jawa.
Program ini diarahkan untuk memperluas akses pengembangan kompetensi digital secara lebih merata.
“Kampus menjadi pintu masuk untuk membangun talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan,” ujar Nezar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!