Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB: Pengungsi Gempa NTT Berkurang 4.142 Orang

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 18:35 WIB | Oleh:
BNPB: Pengungsi Gempa NTT Berkurang 4.142 Orang Doc: antara foto
Ket. Pengungsi gempa di NTT bertahan di tenda

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat pengungsi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkurang 4.142 orang per hari ini, Minggu (30/8).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta mengemukakan per 30 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB pengungsi gempa NTT menjadi 188.161 orang.

"Konsentrasi pengungsi terbesar berada di Kabupaten Manggarai sebanyak 50.556 orang dan Kabupaten Nagekeo 50.574 orang," katanya.

Berton menambahkan kabupaten lain yang masih memiliki jumlah pengungsi besar antara lain Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Sikka, dan Ende.

BNPB juga melaporkan korban meninggal dunia di provinsi tersebut mencapai 111 orang sejak gempa pertama pada 15 Agustus 2026, dengan total korban luka mencapai 1.631 orang, terdiri atas 223 orang luka berat dan 1.408 orang luka ringan.

Sementara itu kerusakan rumah akibat gempa di NTT hingga kini mencapai 95.567 unit, dengan rincian 46.161 rumah rusak ringan, 21.992 rumah rusak sedang, dan 27.414 rumah rusak berat.

"Ada kebutuhan mendesak penyediaan hunian sementara atau relokasi bagi 27.414 keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat," paparnya.

Berton menambahkan aktivitas gempa susulan mulai menunjukkan penurunan. Tercatat 9.765 gempa susulan hingga 30 Agustus 2026 dengan gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sementara yang terkecil magnitudo 1,0.

"Sebanyak 155 gempa susulan dirasakan masyarakat. Rangkaian gempa susulan disebut mulai menunjukkan pola penurunan, meski diperkirakan masih dapat berlangsung sekitar 3–4 minggu sejak gempa utama," ucap Berton SP Panjaitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

Kapan Jadwal Timnas Indonesia Vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026? Cek Disini!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.