Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Premium Masih Langka, Mendag Tegaskan Berkomunikasi dengan Ritel Modern

📅 Senin, 21 Sep 2026, 14:55 WIB | Oleh:
Stok Beras Premium Masih Langka, Mendag Tegaskan Berkomunikasi dengan Ritel Modern Doc: antara foto
Ket. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso

SURAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan terus menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan termasuk jaringan ritel modern terkait pasokan beras premium yang beberapa waktu lalu disebut mengalami kelangkaan.

“Kita terus komunikasi dengan ritel modern, biar pasokannya nanti Bulog akan terus memasok, baik di pasar rakyat maupun ritel modern,” kata Mendag Budi saat ditemui di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21/9).

Lebih lanjut, ia mengatakan pemerintah juga meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium yang tersedia.

“Ada kebijakan dari pemerintah, dari Bulog juga akan memasok produk (tersebut),” ujar dia.

Sebagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan beras tetap aman dan tidak terjadi kelangkaan di pasaran, Perum Bulog sebelumnya disebut akan menggelontorkan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau Beras Kita sebesar 1 juta ton.

“Kemarin juga sudah diumumkan akan memasok 1 juta ton, ya, untuk Beras Kita,” kata Mendag Budi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium yang tersedia untuk memperkuat pasokan di jaringan ritel modern.

Amran menegaskan ketersediaan beras premium harus dipastikan menjangkau masyarakat, terutama setelah pemerintah melakukan pengawasan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan.

Penguatan pasokan tersebut berjalan seiring dengan langkah pengawasan terhadap peredaran beras di pasar untuk memastikan produk yang beredar sesuai standar mutu dan informasi pada label.

Amran menyampaikan pemerintah menemukan dugaan perubahan produk dari beras premium menjadi beras fortifikasi yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan laboratorium oleh empat laboratorium kredibel.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya terus memperkuat ketersediaan beras premium di pasar konsumen dengan menggelontorkan pasokan melalui jaringan ritel modern.

Rizal menuturkan penguatan pasokan melalui ritel modern menjadi bagian dari strategi Bulog untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk beras premium sekaligus memastikan ketersediaan beras di berbagai kanal distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat kebutuhan konsumsi yang tinggi.

Berdasarkan data alokasi penyaluran, Bulog menyiapkan pasokan Beras Premium hingga 75 ribu ton per bulan untuk sejumlah jaringan ritel modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Tolak Tekanan Uni E...
Daerah
Dua Petugas PLN Gadungan Pe...
Ekonomi
Belasan Orang Diamankan dal...

Mawar de Jongh Rilis Single Terbaru “Oh Semoga”

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Advertisement
KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

KBRI: Dua WNI Terluka dalam Serangan Houthi di Arab Saudi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.