Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Sumatera Terdampak Bencana, Pemulihan Dikebut hingga 2028

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Sumatera Terdampak Bencana, Pemulihan Dikebut hingga 2028 Doc: ANTARA
Ket. Relawan asal Kalimantan Selatan menggunakan ekskavator membersihkan jalan untuk menyiapkan lahan hunian sementara bagi korban banjir di Kuranji, Padang, Sumatera Barat.

JAKARTA – Pemulihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terdampak bencana menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.

Selain memulihkan modal dan aset usaha, dukungan pembiayaan, akses pasar, serta pendampingan diperlukan agar pelaku UMKM dapat kembali berproduksi, mempertahankan tenaga kerja, dan memulihkan pendapatan.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan program pemulihan ekonomi bagi UMKM terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, akan berlanjut secara bertahap hingga 2028.

Maman, dalam siaran pers yang dikutip di Jakarta, Kamis (27/8), mengatakan pemulihan ekonomi tidak hanya difokuskan pada pemberian bantuan pada tahap awal pascabencana, tetapi juga memastikan keberlanjutan usaha masyarakat agar aktivitas ekonomi di wilayah terdampak dapat kembali tumbuh.

Ia mengatakan pemerintah pusat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program pemulihan ekonomi tersebut.

"Pemerintah pusat tidak akan membiarkan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota berjalan sendiri," kata Maman.

Berdasarkan skema yang disiapkan Kementerian UMKM, program pemulihan akan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun.

Pada 2026, anggaran yang disiapkan mencapai Rp618 miliar dengan sasaran 212 ribu UMKM.

Program kemudian dilanjutkan pada 2027 dengan anggaran Rp622 miliar untuk menjangkau 215 ribu UMKM.

Sementara pada 2028, pemerintah mengalokasikan Rp21 miliar dengan sasaran 11 ribu UMKM.

Maman mengatakan pelaksanaan program tersebut mengalami pergeseran sekitar satu setengah bulan karena pemerintah memasuki tahapan pemulihan ekonomi sekaligus melakukan penyesuaian mekanisme penganggaran.

"Perlu dipahami bahwa fase pemulihan ekonomi memang baru masuk pada bulan-bulan ini, di samping juga karena adanya penyesuaian mekanisme penganggarannya. Namun, kami pastikan komitmen kami penuh untuk merealisasikannya," ujarnya.

Untuk memastikan program tepat sasaran, Kementerian UMKM meminta pemerintah daerah mempercepat pengusulan dan verifikasi calon penerima. Data yang telah diverifikasi pemerintah daerah akan diintegrasikan melalui platform SAPA UMKM.

Maman juga mengatakan data yang telah disepakati oleh pemerintah daerah akan menjadi basis bagi Kementerian UMKM untuk menjalankan program pemulihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Ekonomi
Terjawab! Komisi XI DPR Set...
Luar Negeri
Kolombia Resmi Serahkan 5 B...
Luar Negeri
Bos CIA ke Moskow Bawa Peri...
Terjawab! Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Terjawab! Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.