Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Lonjakan Inflasi Pangan Selama Nataru, Pemerintah Siap Berjibaku Jaga Pasokan dan Harga Beras

📅 Selasa, 23 Des 2025, 23:59 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Antisipasi Lonjakan Inflasi Pangan Selama Nataru, Pemerintah Siap Berjibaku Jaga Pasokan dan Harga Beras Doc: ANTARAFOTO/ Muhammad Rizky Febriansyah
Ket. Ilustrasi - Calon pembeli memilih beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta.

JAKARTA - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman. Upaya pengamanan dilakukan melalui penguatan distribusi, pengawasan harga, dan sinergi lintas kementerian/ lembaga serta aparat penegak hukum.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono mengapresiasi peran Satuan Tugas (Satgas) Pangan dalam menjaga stabilitas harga beras. “Semenjak ada Satgas Pengendalian Harga Beras, harga beras medium, premium baik di zona 1 dan 2 mengalami penurunan yang cukup signifikan dan sebetulnya sudah di bawah HET. Namun, khusus di zona 3 di Maluku-Papua memang trennya masih tetap stabil tinggi," terang Maino saat Rapat Pengendalian Inflasi Daerah, di Jakarta, Senin (22/12).

Untuk memperkuat pasokan di wilayah timur, Bapanas bersama Kementerian Pertanian mengambil sejumlah langkah konkret. “Kita sudah menyewa gudang-gudang filial di seluruh wilayah Kabupaten Papua yang saat ini mungkin tidak tersedia gudang Bulog. Sehingga diharapkan dengan adanya gudang Bulog tersebut, suplai pasokan beras di semua wilayah ini akan meningkat,” tutur Maino.

Maino menegaskan pengamanan pasokan menjadi perhatian utama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Selain itu, ditekankan pula pentingnya respons cepat terhadap potensi pelanggaran harga.

Penguatan peran BUMN menjadi bagian dari strategi stabilisasi harga. Bapanas menyambut baik niat Kementerian Perdagangan terkait alokasi 35 persen Minyak Kita melalui BUMN, Bulog maupun ID Food yang akan berlaku mulai tahun depan. "Mudah-mudahan dengan adanya alokasi tersebut, Minyak Kita di pasaran, sama-sama bisa kita pastikan dijual maksimal HET,” jelas Maino.

Di sisi distribusi, Bapanas memberikan dukungan pembiayaan dari daerah surplus ke wilayah defisit melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP). Terhitung sampai saat ini telah didistribusikan lebih dari seribu ton, dengan mayoritas komoditasnya adalah beras.

Gencarkan GPM

Lebih lanjut, Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digencarkan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga. GPM dilaksanakan oleh Dinas Pangan Provinsi maupun Kota, yang sampai kemarin telah tercatat 11.831 kali dilaksanakan. Adapun perkembangan program stabilisasi beras melalui realisasi beras SPHP dan Bantuan Pangan, diketahui telah menyentuh angka 749 ribu ton dari target 1,5 juta ton. Sementara itu, Bantuan Pangan November-Desember telah tersalurkan sebesar 84,43 persen.

Pemerintah memastikan pengamanan stok komoditas pangan strategis, penguatan distribusi, serta pengawasan harga akan terus dilakukan secara konsisten agar masyarakat dapat menghadapi Natal dan Tahun Baru dengan pasokan yang terjamin dan harga terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.