Pertemuan 'Five Eyes' Fokus Bahas Keamanan AI
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisSebelumnya pada 3 Juni lalu, aliansi Five Eyes juga telah mengeluarkan peringatan tentang ancaman spionase oleh Tiongkok. Melalui buletin mereka yang diberi nama Safeguarding Our Secrets dinyatakan bahwa dinas intelijen militer Tiongkok menggunakan berbagai situs jejaring profesional dan layanan perekrutan daring untuk menargetkan mereka yang berada di pemerintahan, militer, atau siapa pun yang dapat mengakses informasi rahasia.
“Dinas intelijen militer Tiongkok pada akhirnya berupaya memperoleh informasi intelijen militer, politik, dan ekonomi yang istimewa yang dapat memberikan Tiongkok keunggulan strategis dan taktis atas Five Eyes,” kata aliansi Five Eyes.
Meskipun peringatan serupa telah dikeluarkan oleh masing-masing negara di masa lalu, buletin bersama ini menggambarkan bahwa ancaman Tiongkok tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dalam buletin tersebut, Five Eyes mengatakan bahwa mata-mata Tiongkok secara khusus menargetkan mereka yang berspesialisasi dalam bidang pertahanan, urusan luar negeri dan intelijen, serta personel militer, termasuk mereka yang ditempatkan di wilayah Indo-Pasifik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak yang juga berisiko adalah jurnalis, karyawan lembaga kajian, atau mereka yang memiliki akses terbatas ke data pemerintah.
Atas peringatan itu, Beijing telah berulang kali menolak klaim spionase tersebut dan menyebutnya sebagai rekayasa murni dan fitnah jahat. AFP/ST/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!