Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Karhutla Meluas, Bupati Bulungan Minta Deteksi dan Penanganan Sejak Dini.

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 21:14 WIB | Oleh:
Cegah Karhutla Meluas, Bupati Bulungan Minta Deteksi dan Penanganan Sejak Dini. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Bulungan Syarwani mengecek peralatan untuk kesiapsiagaan penanganan karhutla di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (20/8).

Bupati Bulungan Syarwani menegaskan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

“Kemarin (20/8) kita melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Halaman Kantor Camat Tanjung Palas Barat,” ujar dia di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Jumat.

Dia menjelaskan penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, akan tetapi diperlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pemegang izin lahan, masyarakat hingga para pemangku kepentingan lainnya.

“Pencegahan jauh lebih penting, sehingga setiap potensi kebakaran harus dapat kita deteksi dan tangani sedini mungkin. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan harus kita bangun bersama,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menyelenggarakan apel kesiapsiagaan dengan gelar pasukan, peralatan, simulasi hingga sosialisasi penanganan karhutla.

“Ini sebagai upaya kita memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, instansi terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta para pemegang perizinan atau perusahaan yang memiliki aktivitas di Kabupaten Bulungan,” ujarnya.

Syarwani menilai sinergi dan kolaborasi penanganan karhutla penting, sebab kondisi geografis dan luas Kabupaten Bulungan membutuhkan kesiapan personel maupun sarana prasarana yang memadai.

Koordinasi antar-wilayah dan antar-instansi, katanya, perlu terus diperkuat, terutama wilayah yang memiliki potensi karhutla.

Ia juga mengingatkan para pemegang perizinan lahan agar menjalankan tanggung jawab menjaga wilayah kerja masing-masing.

Ia mengharapkan perusahaan tidak hanya memiliki personel dan peralatan pemadam, tetapi juga membangun sistem pencegahan serta respons cepat apabila terjadi titik api.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita mencegah terjadinya kebakaran. Namun apabila terjadi, harus ada respons cepat dan koordinasi yang baik agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” katanya.

Selain itu, katanya, masyarakat juga harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

“Peran masyarakat sangat penting sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan melaporkan apabila ditemukan indikasi kebakaran. Mari kita jaga lingkungan dan wilayah kita dari karhutla,” ujar Syarwani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.