Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modifikasi Cuaca OIKN Berhasil Turunkan Hujan

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 01:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Modifikasi Cuaca OIKN Berhasil Turunkan Hujan Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Kondisi Sungai Sepaku yang menjadi air baku untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sepaku di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan fasilitas SPAM Sepaku dibangun untuk pemenuhan kebutuhan air minum di IKN.

NUSANTARA - Modifikasi cuaca yang dilakukan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) sejak Jumat (21/8) hingga Senin (24/8) berhasil menurunkan hujan di sejumlah wilayah, seperti di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

“Berdasarkan perkembangan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga hari ini pukul 10.00 WITA, hujan mulai terpantau di sejumlah wilayah,” ujar Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga di Nusantara, beberapa hari lalu.

Berdasarkan Data Pos Curah Hujan di Long Lebusan, Hulu Wilayah Sungai Mahakam, lanjutnya, pos tersebut mencatat hujan di Kabupaten Mahakam Ulu pada Sabtu (22/8) pukul 02.00–02.30 Wita dengan curah hujan sekitar 20 milimeter. “Selain itu, terdapat informasi hujan juga terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa OMC dilakukan untuk menjaga ketersediaan air permukaan di wilayah IKN dan sekitarnya.

Di kawasan IKN, katanya, muka air di intake Sungai Sepaku yang menjadi salah satu sumber air baku untuk kebutuhan IKN juga mengalami kenaikan setelah adanya OMC.

Elevasi air yang sebelumnya berada di +2,04 meter, meningkat menjadi +2,05 meter atau naik sekitar 1 sentimeter pada pukul 08.20 Wita. Ia berharap elevasi ini terus bertambah seiring OMC yang masih dilakukan.

“Hingga Senin pukul 10.00 Wita, telah dilaksanakan lima sortie penerbangan menggunakan pesawat Casa 212 A-2105 dari Markas Operasi Lanud Dhomber Balikpapan, dengan membawa sekitar 800 kilogram bahan semai berupa natrium klorida (NaCl) pada setiap sortie,” katanya.

OMC ini dilakukan merupakan bagian dari misi antisipasi dampak El Nino, musim kering, kekeringan, dan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Misi ini dilakukan menggandeng sejumlah pihak, seperti BMKG, TNI Angkatan Udara (TNI AU), BPBD) setempat. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Kenya Laporkan Kematian Pertama Ebola

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Kenya Laporkan Kematian Per...
Ekonomi
Rupiah Hari Ini Melemah, Te...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.