Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 20:16 WIB | Oleh:
Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan. Doc: Kementerian Kehutanan
Ket. Menhut Raja Antoni mendatangi Berau untuk memastikan kebakaran hutan dan lahan tidak mengancam habitat orangutan serta ekosistem penting di wilayah tersebut.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau, Kalimantan Timur. Menhut memastikan Karhutla di Berau tidak mengancam habitat orangutan.

“Hari ini saya datang ke Berau untuk memastikan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak negatif kepada masyarakat, tapi juga jangan sampai berdampak negatif terhadap satwa liar kita, terutama orangutan yang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur, Berau, bahkan dunia,” kata Menhut Raja Antoni di Berau, Rabu (26/8/2026).

20260826201520_Datangi-Berau_Rafi-Achmad.jpg

Raja Antoni mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya mengantisipasi, mencegah, dan melakukan pemadaman Karhutla. Menurutnya, kondisi cuaca tahun ini menjadi perhatian serius karena El Nino datang lebih cepat dengan skala yang sangat kuat menurut BMKG.

“Kita tahu bahwa Karhutla yang terjadi pada tahun ini karena perubahan iklim yang luar biasa. Biasanya El Nino itu datangnya 4 tahun sekali, yang paling kita catat itu 2015, lompat 4 tahun 2019, lalu 2023. Mestinya baru tahun depan El Nino ini datang, tapi perubahan iklim itu riil,” ujarnya.

Dia menegaskan perlindungan masyarakat dan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Selain mencegah dampak terhadap kesehatan masyarakat, kawasan yang menjadi habitat satwa liar juga perlu dijaga agar tidak terdampak kebakaran.

20260826201554_Datangi-Berau.jpg

Menhut Raja Antoni juga meminta kawasan habitat orangutan dikawal dari ancaman Karhutla. “Kita juga harus kawal area ini dari Karhutla dengan patroli rutin,” katanya.

Sebagai langkah nyata penyelamatan habitat, Menhut Raja Antoni tengah menyiapkan area preservasi koridor orangutan di Lanskap Keraitan. Inisiatif pelestarian ini dikerjakan bersama Conservation Action Network (CAN) selaku pengelola Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam, serta sejumlah mitra konservasi lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tiap Rumah Korban Gempa NTT...
Ekonomi
Calon Gubernur BI Akan Perk...

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Petenis Ukraina Hentikan Ja...
Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.

Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.