Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Borobudur Indonesia Expo 2026 Jadi Pengungkit Ekonomi Magelang 

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 16:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Borobudur Indonesia Expo 2026 Jadi Pengungkit Ekonomi Magelang  Doc: ANTARA
Ket. Para pengunjung menghadiri kegiatan Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang.

KOTA MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, menyatakan gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang pada 17-20 September 2026 menjadi pengungkit perekonomian daerah.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, di Magelang, Jumat (18/9), menyampaikan kegiatan ini ditargetkan menghadirkan hingga 40.000 pengunjung dan transaksi mencapai Rp2 miliar.

Ia mengatakan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi salah satu strategi Pemerintah Kota Magelang untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ia menyebutkan Kota Magelang memiliki keterbatasan sumber daya alam, karena itu kekuatan kota diarahkan pada sumber daya manusia, inovasi, kreativitas, serta sektor jasa dan ekonomi kreatif.

"Tidak ada tambang, tidak ada hutan, tidak ada kebun, tidak ada pabrik. Adanya adalah sumber daya manusia (SDM) yang mempunyai kualitas tinggi, SDM yang mempunyai inovasi, kreativitas tinggi," katanya.

Menurut dia, hampir setiap pekan terdapat kegiatan di Kota Magelang, baik berskala lokal, regional, nasional maupun internasional.

"Karena saya meyakini bahwa dengan 'event', pertumbuhan ekonomi akan bergerak dengan baik," katanya.

Namun, dia menegaskan capaian transaksi bukan satu-satunya tujuan. Diharapkan kegiatan tersebut menghasilkan kerja sama baru, membuka pasar bagi produk UMKM, mampu mempertemukan pelaku usaha dengan mitra, serta menciptakan peluang baru bagi koperasi.

Borobudur Indonesia Expo 2026 juga diarahkan menjadi ruang promosi bagi perekonomian kawasan penyangga destinasi pariwisata Borobudur. Karena itu, Pemkot Magelang melibatkan wilayah Purwo Manggung, yang terdiri atas Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Kabupaten Magelang, Kota Magelang dan Temanggung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan ini dinilai penting, karena sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif memiliki peran besar dalam menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.

"Kalau kita lihat di Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi kita juga banyak ditopang dari sektor konsumsi. Untuk meningkatkan konsumsi, pintunya adalah pariwisata," katanya.

Ia menambahkan pariwisata tidak dapat dipisahkan dari pengembangan ekonomi kreatif. Melalui berbagai agenda, produk UMKM dan ekonomi kreatif dapat ditampilkan sekaligus mempertemukan pelaku usaha dengan pasar.

Ia menyampaikan kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Magelang cukup besar, karena itu diperlukan lebih banyak kegiatan yang mampu mendatangkan masyarakat ke Kota Magelang untuk berbelanja produk UMKM dan ekonomi kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.