Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Balik Canggihnya Kompetisi Robotika Dunia, Keamanan Jaringan jadi Kunci Peserta Pakai Jaringan WLAN/5G Khusus

📅 Selasa, 25 Agu 2026, 18:56 WIB | Oleh:

Lie Jie menyebut banyak pengalaman Tiongkok dalam pembangunan jaringan komunikasi saat ini juga sebenarnya dapat diterapkan di luar negeri.

"Sebagai contoh, Huawei di Indonesia telah memiliki kerja sama yang sangat mendalam dengan operator telekomunikasi utama Indonesia, yaitu Telkomsel, Indosat dan XL untuk mulai memperluas pembangunan jaringan 5G secara besar-besaran pada tahun ini setelah mendapatkan alokasi atau izin spektrum yang diperlukan," ungkap Li Jie.

Hal yang menjadi perhatian, menurut Li Jie, adalah bagaimana jaringan 5G tersebut dapat memberikan konektivitas yang lebih baik bagi konsumen biasa, rumah tangga, perangkat pintar, serta berbagai bentuk perangkat AI dan "Internet of Things" pada masa depan.

"Karena itu, kami percaya bahwa pada era AI, dengan menggabungkan teknologi AI dan jaringan komunikasi, kita dapat membangun sebuah sistem yang terintegrasi dan menyeluruh. Contohnya, jika ke depan chip AI juga ditempatkan langsung di dalam robot, konsumsi daya baterainya akan meningkat lebih besar lagi," jelas Li Jie.

Selama ini, menurut Li Jie, salah satu tantangan dalam industri robotika adalah soal baterai yang "menghidupkan" robot.

"Karena itu, saat ini sudah ada produsen robot canggih yang mulai memindahkan seluruh fungsi 'otak AI' robot ke cloud. Dengan demikian, baterai yang terdapat di dalam robot itu sendiri dapat lebih banyak digunakan untuk mendukung kemampuan gerak robot. Jika perkembangan mengarah ke sana, maka kebutuhan terhadap jaringan pada masa depan tidak hanya berkaitan dengan kecepatan jaringan," tegas Li Jie.

Dalam penyelenggaraan WHRG, perusahaan telekomunikasi Tiongkok, China Unicom menjadi penyedia jaringan internet dengan menggunakan "network slice" khusus dengan konfigurasi 5QI 4 serta teknologi pemisahan carrier untuk menyediakan sumber daya jaringan yang dicadangkan secara khusus bagi layanan robot yang penting.

Artinya, China Unicom menyediakan jalur jaringan 5G khusus bagi robot, dengan parameter kualitas layanan tertentu dan sumber daya frekuensi yang dipisahkan dari jaringan publik, yaitu sekitar 12 ribu penonton di lokasi pertandingan, agar komunikasi robot tetap stabil meskipun jaringan penonton sedang sangat padat.

Dengan teknologi tersebut, latensi (waktu jeda yang dibutuhkan data untuk berpindah dari satu titik ke titik lain di jaringan) end-to-end untuk layanan robot dapat dijaga tetap stabil pada sekitar 30 milidetik (ms).

Sistem pengoperasian dan pemeliharaan jaringan atau operation and maintenance (O&M) pun menggunakan AI dalam memantau lalu lintas data dan mengatur sumber daya secara waktu nyata demi memastikan lapisan perlindungan tambahan untuk menjaga kinerja jaringan tetap stabil selama WHRG.

Menurut peraturan kompetisi, robot hanya diperbolehkan berkomunikasi melalui jaringan WLAN/5G yang disediakan oleh penyelenggara. Jaringan tersebut juga harus mendukung sistem "referee box" atau sistem elektronik wasit dan setiap robot hanya diperbolehkan menggunakan bandwidth komunikasi maksimal 1 Mbit per detik.

Para peserta kompetisi robot tersebut berasal dari dalam negeri Tiongkok maupun luar negeri.

Peserta dari Tiongkok sendiri diwakili oleh 157 perusahaan serta 200 universitas dan lembaga penelitian. Perusahaan tersebut antara lain industri robotika seperti Unitree Robotics, UBTECH Robotics, Xiaomi, dan Fourier Intelligence. Sedangkan kampus-kampus yang ikut adalah Tsinghua University, Peking University, Shanghai Jiao Tong University, Zhejiang University dan universitas lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Pascakebakaran Desa Sade, ASITA NTB Siapkan Paket Wisata Alternatif Jelang MotoGP

Pascakebakaran Desa Sade, ASITA NTB Siapkan Paket Wisata Alternatif Jelang MotoGP

25 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.