Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik Guru Ngaji Bogor! Insentif Naik Jadi Rp1,2 Juta, 8.400 Orang Bakal Terima

📅 Senin, 24 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik Guru Ngaji Bogor! Insentif Naik Jadi Rp1,2 Juta, 8.400 Orang Bakal Terima Doc: Antara
Ket. Aktivitas mengaji di salah satu majelis Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Kalangan ulama mengapresiasi kebijakan Bupati Bogor Rudy Susmanto menaikkan insentif bagi 8.400 guru ngaji di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melalui APBD Perubahan 2026.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor Abdul Somad di Cibinong, Minggu (23/8), mengatakan kenaikan insentif tersebut akan membantu guru ngaji, terutama mereka yang mengabdi di wilayah pelosok.

"Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bogor menaikkan insentif guru pendidikan keagamaan Islam non-PNS dari sebelumnya Rp700 ribu menjadi Rp1,2 juta per orang per tahun.

Menurut Abdul Somad, banyak guru ngaji menjalankan pengabdian di tengah kondisi ekonomi yang sederhana sehingga peningkatan insentif menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mereka.

Apresiasi serupa disampaikan ulama Kabupaten Bogor Heri Alkhusaeri dengan menilai kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada guru ngaji yang selama ini memberikan pendidikan keagamaan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan," ujarnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan peningkatan insentif guru ngaji menjadi salah satu prioritas Bupati Bogor Rudy Susmanto yang akan diakomodasi dalam APBD Perubahan 2026.

Pemkab Bogor mencatat 8.400 guru pendidikan keagamaan Islam non-PNS pada sekolah nonformal menjadi penerima program tersebut.

Dengan besaran insentif Rp1,2 juta untuk masing-masing penerima, kebutuhan anggaran untuk 8.400 guru ngaji mencapai sekitar Rp10,08 miliar.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Achmad Wildan mengatakan data 8.400 guru ngaji tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

"Guru ngaji yang dikoordinasikan oleh Kemenag Kabupaten Bogor yang jumlahnya ada 8.400 orang dan teknis pembagiannya dalam bentuk hibah," katanya.

Kenaikan insentif tersebut diarahkan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap guru ngaji yang berperan memberikan pendidikan keagamaan kepada masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...

JIEP Menata Ulang Program Prioritas

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
JIEP Menata Ulang Program P...
Luar Negeri
Perang Berskala Besar Makin...

Geser Pola Reaktif Menjadi Antisipatif

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Geser Pola Reaktif Menjadi ...

Monako Jadi Salah Satu dari 10 Seri Sprint F1 Musim 2027

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Monako Jadi Salah Satu dari...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.