Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan Ikan Sungai Jadi Senjata Atasi Stunting, Desa Kahala Tembus Nominasi Nasional

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Manfaatkan Ikan Sungai Jadi Senjata Atasi Stunting, Desa Kahala Tembus Nominasi Nasional Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kaltim
Ket. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur, Siti Sugiyanti bersama Tim (15/9/2026) usai acara penilaian desa berkinerja baik dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting tingkat nasional 2026.

SAMARINDA - Desa Kahala di Kabupaten Kutai Kartanegara resmi mewakili Provinsi Kalimantan Timur dalam penilaian nasional percepatan pencegahan dan penurunan stunting 2026, Selasa (15/9). 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur Siti Sugiyanti di Samarinda, Selasa (15/9), menyatakan dukungan penuh terhadap Desa Kahala yang dinilai mampu menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk menekan angka stunting.

“Melalui berbagai program, kebijakan, inovasi, serta keterlibatan masyarakat, Desa Kahala membuktikan bahwa pencegahan stunting telah menjadi bagian dari pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, bukan hanya urusan sektor kesehatan,” kata Siti di sela penilaian secara daring yang berlangsung di Aula Desa Mandiri Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur.

Siti menambahkan keterlibatan berbagai pihak menunjukkan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kerja bersama dan dukungan berkelanjutan dari tingkat desa hingga pemerintah daerah.

Keikutsertaan Desa Kahala dalam nominasi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperlihatkan praktik baik, sekaligus mendorong komitmen desa dalam memastikan anak tumbuh sehat.

Sementara itu, Kepala Desa Kahala Mahlan menjelaskan pihaknya terus memperkuat pelaksanaan konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.

Kolaborasi itu melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, pendamping desa, hingga masyarakat luas.

“Upaya dilakukan secara terpadu, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak usia 0-59 bulan, pemeriksaan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri, hingga pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting,” ujar Mahlan.

Menurut Mahlan, kapasitas kader juga diperkuat melalui pemanfaatan aplikasi Human Development Worker elektronik (eHDW) oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) untuk pendataan dan konsolidasi data bersama pemerintah desa serta tenaga kesehatan.

Dari sisi regulasi, komitmen Desa Kahala diperkuat melalui Peraturan Desa Nomor 4 Tahun 2024 tentang Inovasi Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting.

Pemerintah desa juga terus meningkatkan dukungan anggaran untuk program tersebut. Pada 2025, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp104,98 juta dan meningkat menjadi Rp114,93 juta pada 2026.

Lebih lanjut, Mahlan mengenalkan inovasi unggulan “Kahala CERIA” (Keluarga Kahala Cegah Stunting, Ibu dan Anak Sehat Bahagia). Inovasi tersebut memaksimalkan potensi pangan lokal berupa ikan sungai sebagai sumber makanan tambahan bergizi.

“Kahala CERIA juga diwujudkan melalui Dapur Sehat Desa serta Program Seluang atau Sentuhan Kasih untuk Keluarga Kurang Gizi. Program ini diperkuat oleh Posyandu Gembira Ramah Anak dan Posyandu Kawasan,” tambahnya di hadapan Tim Penilai Pusat dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT).

Setelah pemaparan selama 20 menit oleh Kepala Desa, kegiatan dilanjutkan dengan penguatan materi dari pihak Kecamatan Kenohan, DPMD Kabupaten Kukar, dan DPMPD Provinsi Kaltim, kemudian diteruskan dengan sesi tanya jawab bersama Tim Penilai Pusat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Daerah
Lokasi KM Virgo Tenggelam K...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Bantu Pada...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.