Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen Investasi Tekankan Penguatan Industri Bioetanol bagi Ketahanan Energi Nasional

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Wamen Investasi Tekankan Penguatan Industri Bioetanol bagi Ketahanan Energi Nasional Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu

JAKARTA - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menilai pengembangan bioetanol penting memperkuat ketahanan energi nasional. Hal itu seiring meningkatnya kebutuhan energi dan rencana peningkatan campuran bioetanol pada bensin hingga E20.

Hal tersebut disampaikan Todotua saat meresmikan Bioethanol Development Center di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Senin (14/9). Fasilitas tersebut dikembangkan melalui kerja sama PT Pertamina New & Renewable Energy dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

“Perjalanan kami, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM berkolaborasi dengan PNRE dan Toyota (TMMIN) ini merupakan milestone yang penting. Setelah beberapa kali melakukan koordinasi, kita sampai pada tahap launching, fokus selanjutnya adalah menjaga momentum agar investasi terealisasi dan proyek berjalan sesuai rencana,” ujar Todotua.

Kebutuhan pengembangan bioetanol sendiri meningkat seiring proyeksi konsumsi bensin nasional mencapai 39,7 juta kiloliter pada 2029. Sementara kapasitas produksi bioetanol fuel-grade dalam negeri masih terbatas sehingga diperlukan tambahan kapasitas dan kepastian pasokan bahan baku.

“Pengembangan bioethanol ini memiliki keterkaitan dengan empat agenda utama, yakni ketahanan energi, hilirisasi, transisi energi dan ketahanan ekonomi. Indonesia memiliki berbagai sumber bahan baku, antara lain tebu, singkong, sorgum yang dapat diolah lebih lanjut untuk menghasilkan nilai tambah di dalam negeri,” kata dia.

Menurut Todotua, bioetanol juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian melalui pengolahan menjadi produk energi. Pemanfaatannya di sektor transportasi diharapkan memperluas pilihan sumber energi terbarukan sekaligus melengkapi penggunaan biodiesel untuk bahan bakar diesel.

“Pengembangan bioetanol untuk bensin melengkapi pemanfaatan biodiesel untuk bahan bakar diesel. Keterlibatan industri otomotif menjadi penting untuk mendukung keterkaitan antara pengembangan bahan bakar dan teknologi kendaraan yang menggunakannya,” ucap dia.

Bioethanol Development Center di Tegineneng dikembangkan menggunakan konsep multi-feedstock dengan memanfaatkan molases, sorgum, dan limbah biomassa. Fasilitas tersebut diarahkan untuk menguji keekonomian produksi sebelum dilakukan peningkatan kapasitas secara lebih besar.

“Pusat pengembangan ini kita bangun untuk mengukur aspek komersialisasinya. Seberapa kompetitif biaya produksi yang bisa kita capai,” ujar Todotua.

Pada tahap awal, fasilitas tersebut memiliki kapasitas 60 kiloliter untuk menghitung keekonomian produksi bioetanol. Todotua menargetkan fasilitas mulai menghasilkan bioetanol paling lambat Desember 2026 dan kapasitasnya meningkat menjadi 60 ribu kiloliter pada 2027.

Pengembangan industri bioetanol juga diarahkan memperkuat keterhubungan sektor pertanian dengan industri pengolahan. Masyarakat dapat terlibat melalui penanaman bahan baku, sedangkan koperasi berperan sebagai pusat pengumpulan sebelum diserap fasilitas sebagai offtaker.

“Jadi, masyarakat juga bisa ikut menanam, konsep koperasi pun bisa kita jalankan. Koperasi nantinya menjadi pusat pengumpulan bahan baku, sementara fasilitas di sini menjadi penyerap atau offtaker-nya,” ucap dia.

Pengembangan tersebut diharapkan membuka alternatif pasar bagi hasil pertanian sekaligus memperkuat keterlibatan petani dan koperasi dalam rantai pasok industri. Langkah itu menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bioetanol nasional yang mendukung ketahanan energi dan ekonomi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Cari Samsat Keliling Terdek...
Nasional
87 Pekerja Migran Dipulangk...
Daerah
Gempa Susulan Kembali Gunca...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Michael Olise Pimpin Prancis Hancurkan Belgia 4-1

Hasil UEFA Nations League: Michael Olise Pimpin Prancis Hancurkan Belgia 4-1

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.