Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

INACRAFT 2026 Gandeng Teknologi, Bawa Produk Kriya Lokal Naik Kelas ke Pasar Internasional

📅 Selasa, 15 Sep 2026, 19:36 WIB | Oleh:
INACRAFT 2026 Gandeng Teknologi, Bawa Produk Kriya Lokal Naik Kelas ke Pasar Internasional Doc: ANTARA/HO-ASEPHI
Ket. Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 akan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada 7-11 Oktober 2026.

JAKARTA - Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 mengangkat tema Technocraft, yakni menjadikan teknologi sebagai penggerak transformasi industri kriya.

Pameran tersebut akan digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 7-11 Oktober 2026.

“Teknologi bukan untuk menggantikan tangan perajin, tetapi menjadi alat untuk meningkatkan produktivitas tanpa meninggalkan nilai karya,” kata Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Muchsin Ridjan di Jakarta, Selasa (15/9).

Dia mengatakan INACRAFT 2026 mengangkat teknologi sebagai salah satu penggerak transformasi industri kriya.

Perkembangan teknologi, kata Muchsin, tidak lagi terbatas pada proses produksi, tetapi telah masuk ke berbagai rantai industri, mulai dari pengembangan material dan desain hingga pemasaran, perdagangan digital, serta akses ke pasar internasional.

Menurut dia, tema Technocraft sekaligus menempatkan generasi muda sebagai bagian penting dari perubahan tersebut.

“Para Youthpreneurs didorong untuk memanfaatkan teknologi guna mengembangkan produk kriya yang inovatif, efisien, memiliki nilai tambah, serta tetap mempertahankan identitas budaya Indonesia,” ujar Muchsin.

Dia mengatakan teknologi harus ditempatkan sebagai instrumen untuk memperkuat kemampuan perajin dan pelaku usaha, bukan menggantikan kreativitas serta keterampilan manusia.

Konsep Technocraft mencakup pemanfaatan teknologi dalam pengembangan material, proses produksi, desain, pemasaran, serta inovasi produk. Dengan pendekatan tersebut, teknologi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kekayaan tradisi dan kearifan lokal.

Sementara itu, Project Officer INACRAFT 2026 Syamsul Huda menyebutkan tema Technocraft merupakan respons terhadap perkembangan teknologi yang semakin memengaruhi industri kriya nasional.

Penerapan teknologi akan diperkenalkan melalui berbagai pendekatan, antara lain pemanfaatan limbah sawit sebagai bahan lilin batik, modernisasi proses tenun, serta pengembangan pengolahan keramik dan kayu.

Inovasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai tambah tanpa menghilangkan karakter serta keterampilan tradisional.

Untuk memperkuat aspek riset dan inovasi, ASEPHI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK), serta sejumlah perguruan tinggi dan institusi pendidikan, termasuk Universitas Indonesia (UI) dan Institut Seni Indonesia (ISI).

Syamsul menilai kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan pelaku industri dengan kapasitas riset, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.