Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 18:20 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSalah satu persoalan utama dalam negosiasi berkaitan dengan industri kendaraan. Kanada disebut menginginkan ketentuan tarif khusus yang sebelumnya dirancang untuk kendaraan ringan diperluas ke truk berukuran menengah dan berat, tetapi permintaan tersebut ditolak oleh pemerintah AS.
Kebijakan tarif AS tersebut dinilai dapat membuat produksi kendaraan di Kanada menjadi kurang kompetitif. Beberapa kendaraan yang terdampak antara lain Ford F-350, F-450, F-550 serta sejumlah model Silverado produksi General Motors yang dibuat di Kanada.
Selain persoalan perdagangan dan otomotif, Carney menyebut terdapat sejumlah tuntutan AS yang berkaitan dengan budaya, bahasa, dan kedaulatan Kanada. Ia tidak merinci tuntutan tersebut, tetapi mengatakan persoalan itu turut memperumit upaya kedua negara mencapai kesepakatan.
Kegagalan negosiasi juga berpotensi memengaruhi masa depan perjanjian perdagangan bebas Amerika Serikat-Meksiko-Kanada. Ketegangan terbaru menunjukkan bahwa hubungan ekonomi ketiga negara tersebut menghadapi tantangan besar di tengah kebijakan tarif agresif pemerintahan Trump.
Sebaiknya Anda baca juga:
Carney sebelumnya terpilih dengan janji untuk menjadi negosiator yang kuat dalam menghadapi pemerintahan Trump. Sikap keras tersebut juga mendapat dukungan dari banyak warga Kanada yang berdasarkan jajak pendapat cenderung menolak pemberian konsesi besar kepada AS.
Pemimpin Partai Konservatif Kanada Pierre Poilievre turut menyerukan persatuan nasional dalam menghadapi kebijakan tarif AS. “Warga Kanada harus bersatu untuk membela negara kita dari serangan tidak adil terhadap pekerjaan dan bisnis kita,” kata Poilievre.
Dengan tarif balasan yang mulai berlaku pada September, hubungan perdagangan Kanada dan AS kini memasuki babak baru yang penuh ketidakpastian. Kedua negara masih memiliki kepentingan ekonomi yang sangat besar satu sama lain, tetapi kegagalan negosiasi terbaru menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tarif tidak akan mudah dalam waktu dekat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!