Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Foto udara ruas Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan pembangunan jalan layang Bojonggede-Kemang (Bomang) untuk membuka akses langsung masyarakat dari Bojonggede, Kemang hingga Parung menuju pusat pemerintahan di Cibinong.

Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam keterangannya yang diterima di Bogor, Sabtu, mengatakan pembangunan jalan layang tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027 sebagai bagian dari penyambungan jalur Bomang dengan Jalan Tegar Beriman.

“Tahun 2027, Flyover Bomang akan mulai dibangun sehingga terhubung sampai simpang empat Bomang,” kata Rudy.

Ia menjelaskan keberadaan jalan layang akan mengatasi keterpisahan ruas jalan akibat lintasan rel KRL Bogor-Jakarta sekaligus melengkapi jaringan jalan yang menghubungkan wilayah barat Kabupaten Bogor dengan Cibinong.

Setelah jaringan tersebut tersambung, menurut dia, masyarakat dari Bojonggede, Kemang hingga Parung dapat memiliki akses lebih langsung menuju Cibinong tanpa harus memutar melalui Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) maupun kawasan Sentul.

Berdasarkan dokumen detail engineering design (DED), pembangunan jalan layang Bomang diperkirakan membutuhkan anggaran hampir Rp150 miliar.

Pemkab Bogor akan terlebih dahulu menyelesaikan sejumlah tahapan sebelum pekerjaan konstruksi dilakukan, mulai dari penetapan lokasi, penaksiran hingga pembebasan lahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

Proyek jalan layang Bomang juga masuk dalam sekitar 10 proyek strategis tahun anggaran 2027 yang dipersiapkan melalui mekanisme tender dini pada akhir 2026 untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan.

“Ada sekitar 10 pekerjaan yang akan kita lakukan tender dini pada tahun ini untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027,” ujarnya.

Sebelum jalan layang dibangun, Pemkab Bogor menargetkan dua jembatan strategis pada ruas Bomang, yakni Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan, dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Jembatan Sitanggerang direncanakan menjadi jembatan terpanjang di jalur Bomang, sedangkan Jembatan Pesanggrahan disiapkan untuk memperkuat jaringan jalan menuju kawasan pembangunan jalan layang.

Rudy menyebut terbukanya konektivitas tersebut juga akan diikuti dengan penataan kawasan Parung, termasuk pedagang kaki lima (PKL), agar pembangunan infrastruktur turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Bogor telah menyiapkan lahan sekitar dua hektare di sekitar pasar sebagai alternatif lokasi penataan sekaligus untuk rencana pembangunan pasar ikan yang terintegrasi dengan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Kami tidak ingin niat baik pemerintah membangun justru mematikan usaha yang sudah ada. Semua harus ditata bersama agar berdampak positif bagi ekonomi masyarakat,” kata Rudy. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.