Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar Doc: Kementerian Pariwisata
Ket. Plt. Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kementerian Pariwisata Antonio Wasono Imam Prakoso saat membuka kegiatan “Penerimaan Peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026, Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta,(10/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memilih 269 lulusan perguruan tinggi dari 1.499 pelamar untuk mengikuti Program Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kemenpar yang diterima dan dikonfirmasi pada Sabtu (22/8) di Jakarta, Plt. Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Kemenpar Antonio Wasono Imam Prakoso mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kompetensi dan pengalaman kerja lulusan perguruan tinggi agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Lulusan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan besar untuk masuk ke dunia kerja sehingga penguatan kompetensi praktis dan pengalaman kerja nyata menjadi sangat penting,” ujar Antonio.

Ia mengatakan sebanyak 269 peserta akan menjalani pemagangan selama enam bulan di berbagai unit kerja Kemenpar, mulai dari Sekretariat Kementerian, kedeputian, hingga Badan Pelaksana Otorita.

Para peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor serta kesempatan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya sektor pariwisata.

Antonio mengatakan kebutuhan terhadap pengalaman kerja tersebut semakin penting melihat kondisi ketenagakerjaan nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 7,24 juta penganggur di Indonesia pada Februari 2026. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan Diploma IV, S1, S2, dan S3 mencapai 6,13 persen.

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan perlunya memperkuat keterhubungan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain pengalaman kerja, peserta program akan memperoleh uang saku setara upah minimum dan sertifikat resmi yang diakui industri.

Antonio mendorong peserta memanfaatkan masa pemagangan untuk membangun portofolio, meningkatkan kompetensi, serta memperluas jejaring profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.

“Kami berharap keberagaman latar belakang pendidikan, daerah asal, dan perguruan tinggi para peserta dapat menjadi kekuatan untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi,” katanya.

Kemenpar juga berharap kehadiran peserta magang dapat memberikan perspektif dan gagasan baru dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Indonesia.

Program Pemagangan Nasional tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 9 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 16:02 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 16:03 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 16:03 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.