Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS Doc: istimewa

Perang Dagang

WASHINGTON DC - Gedung Putih menuding Kanada sebagai salah satu “pendukung terbesar” Tiongkok dalam menghindari tarif Amerika Serikat (AS) melalui praktik pengiriman ulang atau transshipment.

Tuduhan itu tertuang dalam laporan perdagangan berjudul “The Great Transshipment Scam” yang dirilis Kamis oleh Kantor Kebijakan Perdagangan dan Manufaktur Gedung Putih.

Laporan itu menyebut Tiongkok mengalihkan ekspornya melalui negara ketiga yang memiliki tarif lebih menguntungkan sebelum barang tersebut masuk ke pasar AS.

Dilansir Global News, sekitar 40 negara, termasuk Kanada, disebut membentuk apa yang dilabeli laporan tersebut sebagai “Jaringan Transshipment Bayangan Tiongkok”.

“Secara sederhana, pengiriman ulang ilegal adalah penyelundupan yang disamarkan sebagai perdagangan — penipuan yang diselimuti dokumen — dan sebenarnya bukanlah hal baru,” demikian bunyi laporan tersebut.

Menurut Gedung Putih, yang berubah adalah “luas, kedalaman, dan kecanggihan” jaringan tersebut.

“Negara-negara yang membentuk Jaringan Transshipment Bayangan China mencakup banyak mitra dagang terbesar Amerika.

Para pendukung terbesar Tiongkok berkisar dari Meksiko dan Kanada di perbatasan darat AS hingga Uni Eropa, India, Jepang, dan Korea Selatan,” kata laporan itu.

Kanada, Meksiko, Uni Eropa, India, Jepang, Korea Selatan, Israel, dan Taiwan dimasukkan dalam kelompok “Pemimpin Skala Diversifikasi”.

Kelompok itu didefinisikan sebagai negara atau blok perdagangan yang menangani volume besar barang terkait Tiongkok, memiliki basis industri yang beragam, serta menjadi platform utama ekspor menuju AS.

“Di yurisdiksi ini, risiko pengiriman ulang ilegal tertanam dalam arus perdagangan sah yang luas,” demikian tuduhan dalam laporan itu.

Dalam laporan yang sama, Kanada disebut berfungsi sebagai salah satu “simpul sisi logistik”.

Aktivitas yang dimaksud dapat mencakup pengiriman, konsolidasi, pergudangan, perubahan dokumen, pembuatan faktur ulang, pelabelan ulang hingga ekspor kembali menggunakan dokumen baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak

Ponsel Vivo V80 Lite 5G Segera Hadir di Indonesia

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ponsel Vivo V80 Lite 5G Seg...

Niki Rilis Lagu "Merry Christmas Darling"

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Niki Rilis Lagu "Merry Chri...
Olahraga
David Beckham Disebut Muncu...
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.