Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis Doc: ANTARA FOTO/ Fikri Yusufrwa.
Ket. Ilustrasi-Model memperagakan busana ramah lingkungan.

JAKARTA – Desainer dengan kompetensi yang lebih luas memiliki keunggulan dalam menghadapi kebutuhan industri kreatif yang semakin kompleks. Tidak hanya mengandalkan kemampuan visual, desainer perlu memahami teknologi, strategi bisnis, tren pasar, hingga perilaku konsumen agar mampu menghasilkan karya yang relevan, inovatif, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menilai perkembangan teknologi dan industri kreatif menuntut desainer memiliki kompetensi yang lebih luas, tidak hanya kemampuan artistik, tetapi juga pemahaman kecerdasan artifisial (AI), bisnis, kepemimpinan, kekayaan intelektual dan budaya.

Irene mengatakan penguatan kompetensi desainer bisa dimulai dari lingkungan kampus, yang bisa menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan danruang untuk menguji gagasan, bereksperimen dan berinovasi.

"Kampus harus jadi 'sandbox', ruang aman di mana mahasiswa boleh bertanya semua hal, membuat prototipe yang gagal, dan mencoba ide yang belum pernah ada tanpa takut dihakimi," ujar Irene dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (23/8).

Menurut Irene, kemampuan tersebut penting agar talenta desain mampu menciptakan karya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat dan industri.

Selain itu, pengalaman bereksperimen, termasuk mengalami kegagalan, merupakan bagian penting dalam membentuk talenta kreatif yang mampu beradaptasi dengan perubahan industri.

Untuk itu, terdapat sejumlah kompetensi yang perlu diperkuat talenta kreatif masa depan, mulai dari AI literacy, leadership and systemic thinking, intellectual property (IP) readiness, cultural intelligence, hingga designing impact.

"Desain dapat mengambil peran yang lebih luas, bukan sekadar menghasilkan karya visual, tetapi memahami persoalan, merumuskan solusi, menghubungkan berbagai perspektif, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat maupun industri," katanya.

Irene juga mendorong desainer untuk terbuka terhadap kolaborasi lintas disiplin. Penguatan kompetensi dan kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi salah satu konteks penyelenggaraan Program MODB (Program Master of Design BINUS) Tahun 2026 yang berlangsung pada 19-22 Agustus 2026.

MODB menghadirkan tiga kegiatan utama, yakni MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks dan MODB Design Dealing Room.

Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program Dr. Ferric Limano mengatakan MODB dirancang sebagai ruang pertemuan antara gagasan dan inovasi desain dengan masyarakat serta industri.

Sementara itu, rangkaian Innovation Talks menghadirkan perspektif praktisi, investor, dan pemerintah, termasuk CEO WIR Group Stephen Ng dan investor sekaligus Corporate Venture Builder Richie Wirjan.

Ferric mengatakan desain membutuhkan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis yang kuat, serta kolaborasi lintas disiplin agar mampu berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.