IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 13:52 WIB | Oleh: Tim Redaksi2. Creative Talk Daring - 21 Agustus 2026
Diikuti 94 peserta: pelaku IKM, mahasiswa, desainer, masyarakat umum.
Narasumber: Mentor CBI Isti Budhi Setiawati & Pendiri Robries Tita Sabrina.
Fokus: Riset produk & pasar, menemukan nilai pembeda, dan membangun kepercayaan lewat pengalaman positif yang autentik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Keunggulan bersaing tidak selalu harus produk baru. Desain, kualitas, cerita, hingga pelayanan bisa jadi pembeda,” ujar Kepala BPIFK Dickie Sulistya.
Tita Sabrina dari Robries, IKM produk plastik daur ulang, menekankan bahwa rekomendasi positif dari konsumen bisa jadi kekuatan untuk menarik pelanggan baru sekaligus memperkuat brand.
Target Kemenperin
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui pendampingan ini, Kemenperin berharap IKM fesyen dan kriya semakin mampu membaca perubahan pasar, memanfaatkan teknologi digital, dan menciptakan produk bernilai tambah. Tujuannya agar IKM tidak hanya bertahan, tapi naik kelas dan menembus pasar domestik maupun ekspor.
“Dengan strategi yang tepat, IKM kita memiliki peluang besar untuk naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas,” tegas Menperin Agus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!