Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Naik 30,1%! Industri Pengolahan Kakao RI Tumbuh Cepat, Kuasai 49% Pasar Asia

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 14:48 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Naik 30,1%! Industri Pengolahan Kakao RI Tumbuh Cepat, Kuasai 49% Pasar Asia Doc: istimewa
Ket. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing industri pengolahan kakao nasional sebagai bagian dari hilirisasi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat grinding kakao berskala global

JAKARTA-Industri pengolahan kakao nasional kembali menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada triwulan dua tahun 2026, di tengah dinamika pasar kakao global yang masih diwarnai volatilitas harga, perubahan pola permintaan, serta tantangan penerapan prinsip keberlanjutan. Berdasarkan Grind Statistics Q2 2026, volume pengolahan (grinding) kakao Indonesia mencapai 110.410 ton atau meningkat 30,1 persen dibandingkan pada triwulan pertama yang hanya mencapai 84.844 ton. 

Kinerja positif tersebut tercermin dari pada produksi olahan kakao yang mengalami peningkatan sebesar 8,2 persen dibanding triwulan sebelumnya. Capaian ini menunjukkan daya saing industri pengolahan kakao nasional yang terus menguat sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pengolahan kakao dunia dan mitra strategis dalam rantai pasok kakao global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing industri pengolahan kakao nasional sebagai bagian dari hilirisasi untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat grinding kakao berskala global.

“Kemenperin terus mempercepat transformasi industri kakao melalui penguatan hilirisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan kemitraan antara petani dan industri, penerapan standar mutu, serta akselerasi implementasi prinsip keberlanjutan,” ungkap Menperin di Jakarta, Jumat (24/7).

Dengan kapasitas industri yang besar, Indonesia terus memperkokoh posisinya sebagai salah satu pusat pengolahan kakao dunia sekaligus mitra strategis dalam rantai pasok kakao global. Di kawasan Asia, Indonesia telah menyumbang sekitar 49 persen dari total volume industri pengolahan kakao regional, sehingga menempatkan Indonesia sebagai salah satu pilar utama industri kakao Asia sekaligus memperkuat peran kawasan ini dalam perdagangan produk kakao olahan dunia.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika menuturkan, penyelenggaraan Indonesia International Cocoa Conference 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas, mempercepat transformasi industri, memperluas akses pasar, serta mewujudkan sistem produksi kakao yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “The Rise of Indonesian Cocoa: The Pearl of Asia for the World,” konferensi ini menegaskan komitmen Indonesia untuk tidak hanya menjadi negara penghasil kakao, tetapi juga sebagai pusat industri pengolahan kakao berkelas dunia yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, memenuhi standar keberlanjutan internasional, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani, industri, serta perekonomian nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
DPR Desak Pemerintah Tetapk...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.