Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

27 Minggu, 23 Agu 2026, 15:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau Doc: ANTARA
Ket. Personel BPBD Riau dalam upaya pemadaman kebakaran lahan di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

PEKANBARU – Tim gabungan menambah kekuatan personel dan peralatan untuk mempercepat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ratusan hektare di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang didominasi lahan gambut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edi Afrizal, mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada 15 personel dari pihaknya berada di lokasi karhutla. Kemudian 12 personel dari Manggala Agni Daerah Operasi Rengat dan 13 personel merupakan regu bantuan kendali operasi dari Daops Siak.

“Hari ini bertambah lagi satu regu dari Daops Rengat sebanyak 12 orang. Selain itu, ada 30 personel dari Polda Riau dan 20 personel dari Kodam,” kata Edi di Pekanbaru, Minggu (23/8).

Terkait luasan lahan terbakar, menurutnya, berdasarkan data dua hari sebelumnya telah mencapai sekitar 270 hektare. Akan tetapi, luasan tersebut diperkirakan terus bertambah karena hingga kini masih terdapat titik api yang belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

“Waktu peninjauan lokasi dua hari lalu, luas karhutla di Kerumutan sekitar 270 hektare. Karena sampai sekarang masih ada kebakaran, tentu luasan yang terbakar kemungkinan lebih luas lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Riau, BPBD kabupaten/kota, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya terus melakukan upaya pemadaman. Akan tetapi, angin kencang membuat api mudah menyebar dan menyulitkan petugas mengendalikan kobaran api.

Selain itu, kondisi vegetasi berupa semak belukar dan pepohonan yang masih cukup rapat turut memperbesar tantangan pemadaman. Sumber air juga sulit ditemukan, sementara lokasi kebakaran berada cukup jauh dari akses darat.

“Kesulitan kita memadamkan api karena anginnya kencang. Kemudian di lokasi banyak semak belukar dan pepohonan, sumber air juga sulit. Akses menuju lokasi cukup jauh, sekitar 500 meter dari akses yang bisa dilalui kendaraan,” kata Edi.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:35 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:35 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:36 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Pelaksanaan tes kemampuan a...
Olahraga
Taylor Fritz tak Mampu Bend...
Megapolitan
Jakbar Tangkap 1,19 Ton Ika...
Nasional
Dampak angin puting beliung...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026, Begini Kisah di Balik Kesuksesannya

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.