Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA
Ket. Perumda Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau saat menyalurkan air pada masyarakat pada Jumat (21/8/2026) di wilayah Kecamatan Bunguran Timur.

NATUNA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyalurkan bantuan air bersih secara gratis kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di daerah tersebut.

Bupati Natuna Cen Sui Lan, di Natuna, Minggu (23/8), mengatakan penyediaan air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Menurut dia, minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Natuna mengalami kekeringan. Kondisi tersebut juga berdampak pada sumber air yang dikelola perusahaan daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena debit air mengalami penurunan.

Pendistribusian air bersih dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Nusa Natuna. Penyaluran diprioritaskan bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan sumber air bersih.

"Solusi kita saat ini menyalurkan air kepada masyarakat yang terdampak melalui mobil tangki," ucapnya.

Cen Sui Lan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kondisi ketersediaan air di sejumlah wilayah Natuna. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui daerah yang membutuhkan bantuan sekaligus memastikan distribusi air bersih dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Pemkab Natuna juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Penghematan penggunaan air dinilai penting agar sumber air yang masih tersedia dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga kondisi cuaca kembali normal.

"Kita imbau juga jangan membuka lahan dengan cara dibakar atau melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan kebakaran," katanya.

Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Natuna Zaharuddin mengatakan bahwa tidak adanya hujan selama dua pekan menyebabkan volume penampungan dan debit air mengalami penurunan.

Perumda Air Minum Natuna mencatat sumber air di penampungan milik mereka di Gunung Ranai mengalami penurunan signifikan hingga sekitar 30 persen. Sementara itu, debit air di Bukit Berangin berada di kisaran 60 persen.

"Penyaluran kita lakukan dengan mobil tangki ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa pendistribusian air dilakukan secara bergilir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menyediakan wadah yang mampu menampung air untuk memenuhi kebutuhan selama lima hari.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air yang telah diberikan secara bijak. Hal tersebut mengingat jumlah masyarakat yang terdampak cukup banyak sehingga proses penyaluran berulang membutuhkan waktu.

Masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air, kata dia, dapat menyampaikan pengaduan kepada pihak perusahaan. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti dengan mengupayakan sarana dan prasarana yang tersedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:38 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:38 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:39 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.