Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis Doc: Antara
Ket. Warga membeli sembako di gerai sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Terusan, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (15/8).

Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong koperasi untuk mengubah orientasi dari sekadar mengurus aspek kelembagaan menjadi entitas yang aktif mengembangkan bisnis dan usaha.

“Sekarang kami juga terus mendorong agar koperasi itu harus membangun pola pengembangan bisnis dan usaha untuk masuk ke sektor produksi, kembali ke sektor distribusi, industri dan keuangan,” ujar Ferry dalam acara Muktamar V Wahdah Islamiyah di Jakarta, Sabtu (22/8).

Ferry mengatakan selama ini koperasi cenderung lebih banyak berfokus pada aspek kelembagaan, sementara pengembangan bisnis dan usaha belum menjadi perhatian utama.

Menurut dia, kegiatan administratif seperti rapat anggota tahunan (RAT) memang penting dalam tata kelola koperasi. Namun, pelaksanaan RAT seharusnya diikuti dengan tindak lanjut berupa pengembangan usaha koperasi.

Ia menegaskan transformasi tersebut menjadi bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reformasi besar-besaran terhadap koperasi agar kembali menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.

Dalam proses transformasi tersebut, Ferry menyebut Kementerian Koperasi menyiapkan sejumlah strategi, antara lain melakukan rebranding koperasi, mendorong digitalisasi, serta memperbaiki tata kelola koperasi.

Ferry mengatakan rebranding diperlukan untuk mengubah citra koperasi yang selama ini kerap dianggap sebagai entitas usaha yang kuno, terutama di kalangan generasi muda.

Selain itu, Kemenkop mendorong koperasi eksisting memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usahanya. Menurut Ferry, koperasi yang tidak mengikuti perkembangan teknologi berisiko tertinggal.

Ia menambahkan pemerintah juga mendorong pengembangan koperasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pondok pesantren dan komunitas masyarakat.

Kemenkop, lanjut dia, bahkan tengah menggagas pembentukan entitas usaha berbentuk koperasi di lingkungan masjid agar aktivitas ekonomi dapat memberikan manfaat bagi jamaah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.