Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 21:10 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Tunggal putri nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se-young, resmi merebut gelar juara Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menumbangkan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada babak final di New Delhi, India, Minggu (23/8).
An mengalahkan juara bertahan asal Jepang tersebut dua gim langsung 21-17, 21-14 dalam pertandingan selama 49 menit untuk meraih gelar juara dunia keduanya setelah menjadi yang terbaik pada edisi 2023.
Gim pertama berlangsung ketat ketika An yang memimpin 11-8 saat interval harus menghadapi kebangkitan Yamaguchi hingga berbalik tertinggal 16-17.
Namun, An mampu keluar dari tekanan dengan merebut lima poin beruntun untuk mengamankan gim pembuka 21-17.
Yamaguchi mencoba memberikan respons dengan membuka gim kedua melalui tiga poin beruntun, tetapi An segera mengambil alih permainan dengan pertahanan rapat dan penguasaan area depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
An berbalik unggul 7-6 dan memperlebar jarak menjadi 11-7 saat interval. Yamaguchi sempat mendekat hingga 10-11, sebelum pemain Korea Selatan itu kembali menjauh dan menutup pertandingan 21-14.
Kemenangan tersebut menyempurnakan perjalanan An di New Delhi karena pemain 24 tahun itu menuntaskan seluruh pertandingan yang dijalaninya tanpa kehilangan satu gim.
Dalam perjalanan menuju final, An antara lain mengalahkan wakil Indonesia Thalita Ramadhani Wiryawan 21-15, 21-11, kemudian menyingkirkan Mia Blichfeldt asal Denmark 21-16, 21-10.
Ia lalu melewati Han Yue dari China 21-19, 21-12 pada perempat final dan menundukkan pemain nomor tiga dunia Wang Zhi Yi 24-22, 21-16 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung ketat.
Pencapaian tersebut menjadi makin penting karena An datang ke Kejuaraan Dunia setelah sempat terganggu cedera kaki yang membuatnya mundur dari Japan Open pada Juli dan melewatkan China Open untuk menjalani pemulihan.
An sebelumnya meraih gelar dunia pertamanya di Kopenhagen pada 2023 ketika menjadi tunggal putri Korea Selatan pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia.
Ia kemudian meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2025 sebelum kembali ke podium tertinggi tahun ini.
Sebaliknya, kekalahan tersebut menggagalkan upaya Yamaguchi menambah koleksi tiga gelar dunia yang sebelumnya diraih pada 2021, 2022, dan 2025.
Pemain Jepang itu datang ke final sebagai juara bertahan sekaligus memburu kesempatan menjadi tunggal putri pertama yang mengoleksi empat gelar Kejuaraan Dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!