Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Studi: Pramugari dan Pilot Paling Berisiko Terkena Kanker terkait Radiasi

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Risikonya sudah diketahui, tetapi awak pesawat tidak mendapatkan edukasi atau informasi yang memadai. Dan tidak ada yang bertanggung jawab,” ujar Nelson.

Olsen dan Karipidis menyebut pemeriksaan kulit tahunan mungkin perlu dipertimbangkan bagi semua orang yang bekerja dalam penerbangan di ketinggian. Perempuan yang bekerja dalam profesi tersebut juga dapat mempertimbangkan untuk menjalani mamografi lebih awal atau lebih sering.

Dalam hal ini, radiasi kosmik berasal dari luar angkasa. Hanya sebagian kecil radiasi tersebut yang mencapai permukaan Bumi, tetapi paparannya lebih besar pada orang yang terbang di ketinggian.

Sejumlah penelitian kecil sebelumnya memang menunjukkan bukti terbatas bahwa paparan tersebut berkaitan dengan peningkatan angka kematian akibat kanker pada orang yang sering terbang, terutama pilot dan pramugari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
Daerah
Polda dan 22 Ormas se-Bante...
BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.