Community Shield Janjikan Laga Panas
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 06:52 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON - Manchester City dan Arsenal belum benar-benar memulai persaingan panjang Liga Inggris, tetapi pertemuan di Community Shield (laga juara Liga Inggris kontra pemenang Piala FA) pada tanggal 16 Agustus sudah menawarkan gambaran awal panasnya pertarungan musim baru. Kedua tim janjikan laga panas.
City datang dengan kepercayaan diri setelah menutup tur Asia dengan kemenangan atas Atletico Madrid. Sedangkan Arsenal harus membenahi sejumlah persoalan setelah ditaklukkan Borussia Dortmund. Bagi kedua tim, Community Shield bukan sekadar perebutan trofi pembuka musim, melainkan kesempatan mengukur seberapa siap wajah baru mereka menghadapi kompetisi sesungguhnya.
City menutup rangkaian pramusim di Asia dengan kemenangan 3-1 atas Atletico di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Minggu (9/8) malam waktu setempat. Sempat tertinggal menjelang babak pertama berakhir, City bangkit melalui dua gol Omar Marmoush dalam waktu hanya tiga menit sebelum Rayan Ait-Nouri memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu.
Lebih dari 50.000 penonton menyaksikan City mendominasi penguasaan bola dan menghasilkan lebih banyak peluang. Namun, kemenangan tersebut juga memperlihatkan pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. City mampu mengontrol permainan, tetapi belum selalu efektif dalam mengakhiri peluang.
Pelatih City, Enzo Maresca, secara khusus memuji kombinasi Antoine Semenyo dan Marmoush. Dari sisi kiri, Semenyo menjadi sumber ancaman utama dan memberikan dua assist yang diselesaikan Marmoush menjadi gol.
“Secara keseluruhan, ini merupakan ujian yang sangat bagus menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa,” ujar Maresca. “Saya memberikan salut kepada para pemain atas usaha yang mereka lakukan. Pramusim selesai dan pekerjaan sesungguhnya dimulai,” tambahnya.
City tertinggal lebih dulu setelah Jorge Dominguez mencetak gol dari jarak dekat menjelang turun minum. Tekanan City akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-57. Semenyo menerobos dari sisi kiri dan mengirim umpan silang mendatar yang disambut Marmoush.
Hanya dua menit kemudian, kombinasi keduanya kembali menghasilkan gol. Semenyo kembali melepaskan umpan rendah yang diselesaikan Marmoush untuk membawa City berbalik unggul 2-1. Ait-Nouri kemudian menutup kemenangan dengan gol pada masa tambahan waktu.
Performa Semenyo menjadi salah satu catatan penting dari tur Asia. Pemain sayap tersebut mengoleksi empat assist dalam tiga pertandingan. Savinho juga tampil menjanjikan di sisi sayap lainnya. Namun, Maresca mengingatkan bahwa City harus meningkatkan ketajaman jika ingin langsung kompetitif ketika musim dimulai.
“Kami harus lebih klinis. Itu sesuatu yang perlu kami tingkatkan,” ujarnya. “Perlahan kami menuju ke sana dan dengan Erling Haaland kami bisa menjadi lebih berbahaya. Hari ini Omar mencetak dua gol dan itu merupakan dorongan yang bagus.”
Tiga pertandingan pertama Maresca sebagai penerus Pep Guardiola memberikan sejumlah tanda positif. City bermain imbang melawan Inter Milan sebelum kalah melalui adu penalti, kemudian mengalahkan tim K-League All-Stars dan Atletico. Community Shield kini menjadi ujian yang jauh lebih relevan karena lawannya adalah Arsenal yang memiliki ambisi besar mempertahankan dominasi di Inggris.
Arsenal menatap pertandingan Community Shield dengan tantangan berbeda. Setelah mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjadi juara Liga Inggris musim lalu, tuntutan terhadap tim asuhan Mikel Arteta justru semakin besar.
Kehadiran Bruno Guimaraes menjadi salah satu perubahan terbesar. Gelandang Brasil berusia 28 tahun itu bergabung dari Newcastle United dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 75 juta poundsterling (1,8 triliun rupiah). Guimaraes menambah kekuatan di lini tengah Arsenal yang sudah dipenuhi pemain berkualitas seperti Declan Rice, Martin Odegaard, Mikel Merino, Martin Zubimendi, dan Eberechi Eze.
Arteta melihat Guimaraes bukan sekadar tambahan pemain, tetapi sosok yang dapat mengubah karakter permainan Arsenal. “Saya pikir dia menggambarkan dirinya sebagai seorang pejuang,” ujar Arteta. “Dia seorang pejuang dengan kualitas luar biasa, intuisi, kepemimpinan, dan karisma yang akan membantu kami. Dia benar-benar bisa menyalakan sesuatu yang berbeda di dalam tim,” jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!