Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Capsule Wardrobe”: Solusi Hemat dan Praktis Ciptakan Gaya Tanpa Batas

📅 Senin, 07 Sep 2026, 17:30 WIB | Oleh:
“Capsule Wardrobe”: Solusi Hemat dan Praktis Ciptakan Gaya Tanpa Batas Doc: pexels

JAKARTA - Capsule wardrobe merupakan konsep berpakaian dengan jumlah pakaian yang terbatas, tetapi tetap dapat dipadupadankan untuk berbagai kebutuhan. Konsep ini memungkinkan seseorang memiliki beragam pilihan busana tanpa memenuhi lemari dengan terlalu banyak pakaian.

Melansir Vogue Spanyol, istilah capsule wardrobe mulai populer pada 1970-an melalui Susie Faux, pemilik butik di London, Inggris. Konsep tersebut kemudian semakin dikenal setelah desainer Donna Karan memperkenalkan koleksi yang terdiri atas sejumlah pakaian dasar.

Pada dasarnya, capsule wardrobe mengutamakan pakaian serbaguna yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Setiap item dipilih agar dapat dipadukan dengan beberapa pakaian lainnya secara fleksibel.

Konsep ini tidak menetapkan jumlah pakaian tertentu yang wajib dimiliki. Jumlah koleksi dapat disesuaikan dengan aktivitas, gaya hidup, kebutuhan pekerjaan, serta preferensi pribadi.

Salah satu prinsip utama capsule wardrobe adalah memilih pakaian dengan warna yang mudah dikombinasikan. Warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, navy, dan cokelat kerap menjadi pilihan sebagai warna dasar.

Selain warna, model pakaian juga perlu diperhatikan agar dapat digunakan untuk berbagai kesempatan. Kemeja, kaus polos, blazer, rok, celana panjang, dan jaket dapat menjadi bagian dari koleksi capsule wardrobe.

Konsep ini juga mendorong seseorang untuk mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas. Pakaian berkualitas dan tahan lama dapat digunakan berulang kali sehingga membantu mengurangi kebutuhan membeli pakaian baru.

Menerapkan capsule wardrobe juga dapat membantu mengurangi kebiasaan membeli pakaian secara impulsif. Seseorang akan lebih selektif sebelum berbelanja dengan mempertimbangkan apakah pakaian yang akan dibeli benar-benar dibutuhkan.

Melansir British Vogue, manfaat lain dari capsule wardrobe adalah menghemat waktu saat memilih pakaian. Koleksi yang telah dikurasi membuat berbagai kombinasi busana dapat disiapkan tanpa perlu menghabiskan banyak waktu mencari pakaian.

Capsule wardrobe juga dapat membantu membentuk gaya berpakaian yang lebih konsisten. Pemiliknya dapat mengenali warna, potongan, dan jenis pakaian yang paling sesuai dengan kebutuhan serta preferensi pribadi.

Meski demikian, capsule wardrobe tidak berarti membuat gaya berpakaian menjadi monoton. Item bermotif, warna tertentu, maupun aksesori dapat ditambahkan sebagai aksen untuk memberikan variasi.

Pada akhirnya, capsule wardrobe merupakan salah satu pendekatan untuk menggunakan pakaian secara lebih hemat dan terencana. Konsep ini bukan sekadar memiliki sedikit pakaian, tetapi memilih setiap item berdasarkan kebutuhan, fungsi, dan kemudahan untuk dipadukan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.