Liverpool Waspada Serangan Balik Ipswich
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 06:33 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLIVERPOOL – Liverpool memburu kemenangan pertama di Liga Inggris musim 2026-27 ketika bertandang ke kandang tim promosi Ipswich Town, Portman Road, Jumat (4/9) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Laga ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sama-sama belum menemukan konsistensi di awal musim.
Ipswich memang mengawali kompetisi dengan kemenangan 2-1 atas Sunderland melalui gol Jack Clarke pada menit ke-90. Mereka kemudian mengalahkan Leicester City 3-1 di Piala Liga. Namun, momentum itu terhenti ketika The Tractor Boys (julukan Ipswich) dikalahkan Manchester United 2-5 di Old Trafford, Minggu lalu.
Ipswich sempat mengejutkan tuan rumah melalui Leif Davis pada menit ke-29. Tetapi Bruno Fernandes kemudian mengambil alih pertandingan dengan hat-trick. Tambah lagi gol bunuh diri Jacob Greaves dan Bryan Mbeumo. Chuba Akpom mencetak gol hiburan di masa tambahan waktu.
Pelatih Ipswich Gary O’Neil menilai timnya sebenarnya tampil baik sebelum kehilangan kendali pertandingan. Dia kecewa karena anak asuhnya gagal merespons perubahan momentum setelah tertinggal 1-2.
“Untuk mengalahkan Manchester United di Old Trafford, Anda membutuhkan momen yang berpihak. Namun, itu tidak terjadi. Kami kehilangan kendali momentum dan harus belajar bagaimana merespons situasi seperti itu,” ujar O’Neil.
O’Neil juga menegaskan Ipswich tetap memiliki modal positif. Mereka mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan Liga Inggris dan kini mendapat keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Liverpool menghadapi persoalan berbeda. The Reds belum terkalahkan, tetapi juga belum menang. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United di pekan pertama, Liverpool kembali hanya meraih satu angka ketika ditahan Nottingham Forest dengan skor sama di Anfield.
Liverpool bahkan dua kali tertinggal sebelum Alexander Isak dan Victor Munoz menyelamatkan tim. Bagi pelatih baru Andoni Iraola, hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan, tetapi juga menegaskan kelemahan yang harus segera diperbaiki.
“Kami bermain buruk pada babak pertama. Kami tidak cukup bagus dan tidak mampu mengontrol pertandingan. Pada babak kedua kami meningkatkan intensitas, lebih cepat dalam menguasai bola dan tampil jauh lebih baik,” ujar Iraola seusai menghadapi Forest.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui hasil imbang membuatnya frustrasi. Menurutnya, Liverpool tidak boleh terus kehilangan poin jika ingin bersaing di papan atas.
Kedatangan winger Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain menjadi tambahan kekuatan bagi Liverpool. Pemain berusia 24 tahun itu berpeluang menjalani debut, meski kemungkinan besar memulai pertandingan dari bangku cadangan. ben/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!