Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selat Hormuz Belum Dibuka, Iran dan Oman Nyaris Capai Kesepakatan

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 20:00 WIB | Oleh:

Rencana kesepakatan Iran dan Oman sebelumnya disebut dapat memberikan Teheran kendali terhadap kapal-kapal yang memasuki kawasan Teluk melalui Selat Hormuz. Seorang sumber senior Iran dan dua pejabat regional mengatakan kepada Reuters bahwa skema tersebut akan menjadi salah satu konsesi terbesar yang pernah diberikan kepada Iran dalam proses penyelesaian konflik.

Amerika Serikat sebelumnya berulang kali menyatakan tidak akan menerima Iran mengendalikan akses terhadap salah satu jalur perdagangan paling penting bagi pasokan energi dunia. Belum diketahui apakah Washington telah berupaya mengubah sejumlah ketentuan dalam rancangan kesepakatan tersebut agar kepentingan pelayaran internasional tetap terjamin.

Ketegangan di Selat Hormuz telah memberikan dampak besar terhadap perdagangan global dan pasar energi. Iran disebut menggunakan situasi tersebut untuk mengenakan biaya tol terhadap kapal tanker minyak serta menembaki kapal yang mencoba melintasi selat tanpa izin, sehingga mengganggu pengiriman dan mendorong kenaikan harga energi.

Dampak konflik juga mulai dirasakan masyarakat Iran melalui kenaikan harga makanan dan berbagai kebutuhan pokok. Pezeshkian menyalahkan Amerika Serikat atas kesulitan yang dihadapi Iran dalam mengimpor barang kebutuhan dasar, sementara belum ada penjelasan mengenai pengecualian blokade untuk pengiriman bantuan kemanusiaan.

Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM mengatakan pihaknya telah mengizinkan lebih dari 30 kapal mengangkut bantuan kemanusiaan sejak blokade diberlakukan. Dalam pernyataannya, CENTCOM juga menyebut telah menolak 53 kapal, melumpuhkan dua kapal, dan menaiki dua kapal lainnya selama operasi di kawasan tersebut.

Dengan kondisi tersebut, kesepakatan Iran dan Oman menjadi salah satu perkembangan yang paling dinantikan dalam upaya memulihkan pelayaran di Selat Hormuz. Meski pembicaraan disebut hampir mencapai titik temu, pembukaan kembali jalur tersebut masih menghadapi sejumlah syarat politik, keamanan, dan ekonomi yang harus diselesaikan oleh pihak-pihak terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Ketua Parlemen Meninggal, L...
Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

Jangan Sampai Lewat! Pemutihan Pajak Kendaraan di Kepri Obral Diskon Hingga Gratis Balik Nama

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.